Pengaruh Macam Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Wijen Hitam dan Wijen Putih (Sesamum indicum L.)
INTISARI: Salah satu lahan
marjinal yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan di Indonesia adalah
lahan pantai. Banyak permasalahan yang terdapat pada tanah pasiran, baik secara
fisika, kimia maupun biologi. Penambahan pupuk kandang diyakini dapat
memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah, oleh karena itu, suatu
kajian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi, kambing, dan ayam terhadap pertumbuhan
dan hasil tanaman wijen putih dan hitam serta kandungan minyak biji yang
dihasilkan. Penelitian ini menggunakan percobaan pot di lapangan Kebun
Percobaan Tridarma Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada yang berlokasi di
Banguntapan, Bantul, Yogyakarta pada bulan Maret sampai Juli 2012. Rancangan
Percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL faktorial). Faktor
pertama terdiri dari 5 macam pupuk yaitu tanpa pemupukan, pupuk kandang sapi,
pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan pupuk anorganik. Faktor kedua
terdiri dari 2 macam kultivar wijen yaitu Wijen putih dan Wijen hitam. Data
yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam α = 5 %, dilanjutkan dengan
Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) α = 5 % serta uji lanjut berkelompok α = 5
%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk kandang dapat
meningkatkan tinggi tanaman wijen kultivar wijen hitam, jumlah cabang, jumlah
polong, berat kering umur 4 mst dan 14 mst, volume akar, kadar minyak, dan
indeks panen jika dibandingkan penambahan pupuk anorganik. Kemudian berat biji
per tanaman wijen putih dengan perlakuan pupuk kandang ayam 41,37 % lebih
tinggi dibandingkan perlakuan pupuk
kandang kambing tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan pupuk kandang sapi.
Kadar minyak biji wijen putih pada penambahan pupuk kandang kambing 2,7 % lebih
tinggi dibandingkan tanpa perlakuan.
Kata kunci: wijen, pupuk,
kandungan minyak
Penulis: Nurmasari Fitrisiana,
Taryono, dan Tohari
Kode Jurnal: jppertaniandd130214