Evaluasi Daya Hasil Galur Harapan Tomat (Solanum lycopersicum L.) pada Musim Hujan dan Kemarau
INTISARI: Daya hasil tiga
galur harapan tomat hasil persilangan ‘Gadjah Mada 1’ x ‘Gondol Hijau’ dan dua
galur harapan hasil persilangan ‘Gadjah mada 3’ x ‘ Gondol Putih’ dievaluasi
bersama dengan tetua masing-masing dan dua varietas pembanding yaitu ‘Permata’
dan ‘Lokal Kaliurang’ di Ngipiksari, Hargobinangun, Pakem, Sleman pada musim
hujan (Januari-Mei 2011) dan musim kemarau (Juli-November 2011). Penelitian ini
disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan tiga blok sebagai ulangan.
Masing-masing unit percobaan diambil 8 tanaman sampel. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa musim kemarau adalah waktu tanam yang paling baik untuk
tomat. Penampilan Semua karakter lebih baik pada musim kemarau kecuali untuk
beberapa karakter pada varietas pembanding. Salah satunya bobot buah per butir
‘Lokal Kaliurang’ sama pada kedua musim. Galur- galur hasil persilangan
memiliki bobot buah per tanaman dan per hektar yang setara dengan tetua dan
pembanding. Galur A175/1/11/1/1/1/5 dan A65/6/1/4/2/4/2 memiliki fruit set dan
jumlah buah per tanaman tinggi. A175/1/11/1/1/1/5 juga memiliki buah per tandan
yang tinggi. Galur B78/1/9/3/1/3/1 memiliki buah per tandan yang tinggi. Ketiga
galur tersebut dapat dijadikan galur harapan terpilih.
Kata kunci: tomat, daya hasil,
dua musim, galur harapan
Penulis: Isna Maulida, Erlina
Ambarwati, Nasrullah, dan Rudi Hari Murti
Kode Jurnal: jppertaniandd130213