Pengaruh Dosis Terhadap Efektifitas Vaksin POM Vibrio alginolyticus 74 kDa pada Ikan Kerapu Macan Epinephelus fuscoguttatus

Abstract: Vibrio alginolyticus adalah bakteri patogen penyebab penyakit vibriosis pada ikan kerapu budidaya di Indonesia. Vaksin Protein Outer Membran (POM) V. alginolyticus telah terbukti imunogenik pada ikan kerapu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh dosis vaksin  terhadap kemampuan POM V. alginolyticus 74 kDa dalam merangsang kerja sistem kekebalan spesifik ikan dan menentukan efek dosis terhadap perlindungan yang dihasilkan. POM(74 kDa) diisolasi dengan metoda sonikasi dan SDS-PAGE, dan dimurnikan dengan metoda elektroelusi. Vaksin diberikan dengan metoda suntik intraperitoneal ke ikan kerapu ukuran 8-10 cm (berat 1013 g) dengan dosis 0 (kontrol), 5, 10 dan 15 µg/0, 1 ml PBS/ 10 g ikan (n= 30 ekor/dosis).  Ikan kontrol disuntik dengan 0,1 ml PBS steril. Satu minggu kemudian ikan disuntik booster dengan cara dan dosis yang sama.  Dua  minggu  setelah  booster  dilakukan  uji  tantang  dengan  dengan  menyuntikkan  bakteri  Vibrio alginolyticus 8 secara intramuskular dengan dosis 0,1 ml X 109 sel/ml, dan ikan dipelihara selama 2 minggu. Jumlah ikan yang mati selama masa uji tantang dihitung untuk menentukan Relative Percentage Survival (RPS). Titer antibodi diukur sebelum percobaan dan setiap minggu selama penelitian. Ke 3 dosis yang diberikan efektif dalam merangsang respon kekebalan humoral ikan kerapu dan menghasilkan kekebalan yang melindungi yang hampir sama yang terlihat dari nilai RPS untuk dosis 5, 10 dan 15 µg masing masing 72, 87 dan 72%.
Kata kunci: vaksin POM,  kerapu, dosis
Penulis: Desrina Desrina, Arief Taslihan, Ambariyanto Ambariyanto, Budhi Kuncoro Jati
Kode Jurnal: jpperikanandd110027

Artikel Terkait :