Oksigen Terlarut dan Apparent Oxygen Utilizationdi Perairan Teluk Klabat, Pulau Bangka

Abstract: Pengamatan kadar oksigen terlarut dan Apparent Oxygen Utilization (AOU) di perairan Teluk Klabat, Pulau Bangka telah dilakukan pada bulan Juni-Juli 2003. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi lingkungan dan distribusi oksigen terlarut serta Apparent Oxygen Utilization (AOU) perairan Teluk Klabat, Pulau Bangka. Contoh air laut diambil dari 20 stasiun penelitian dengan menggunakan Botol Nansen di perahu nelayan dan Botol Niskin di Kapal Riset Baruna Jaya VII pada 3 kedalaman yaitu pada lapisan penvukaan (0 m); 5 meter dan dekat dasar. Kadar oksigen terlarut ditentukan dengan titrasi jodometri berdasarkan metode Winkler. Has/7 analisa oksigen terlarut menunjukkan kadar oksigen terlarut di lapisan permukaan (0 m); 5 m dan dekat dasar masing-masing berkisar antara 3,54 - 4,08 ml/1; 3,22 - 3,58 ml/I; 2,97 - 3,30 ml/ I. Kadar ini terus menu run dengan bertambahnya kedalaman. Berdasarkan nilalsuhu dan salinitas yang diperoleh telah dihitung daya larut "apparent oxygen utilization" (AOU) dan derajat kejenuhan oksigen pada lapisan permukaan. Di lapisan permukaan sampai dekat dasar diperoleh kisaran nilai AOU yaitu - 1,07 sampai 0,09 ml/1 dengan nilai AOU yang negatip diperoleh sebanyak 4 % sedangkan positip 96 % di lapisan permukaan. Dari hasil penelitian diperoleh konsentrasi oksigen terlarut yang belum menunjukkan dampak negatif terhadap lingkungan perairan.
Kata kunci: Apparent Oxygen Utilization (AOU),   oksigen terlarut, Teluk Klabat
Penulis: Marojahan Simanjuntak
Kode Jurnal: jpperikanandd070060

Artikel Terkait :