MODIFIKASI DELINTER KAPAS SISTEM KERING UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS MESIN

ABSTRAK: Mesin delinter benih kapas sistem kering (pemanasan menggunakan uap asam nitrit) memiliki kelebihan waktu proses yang singkat, karena tidak tergantung sinar matahari dan tidak mencemari lingkungan tanah dan air, dibandingkan sistem basah (asam sulfat). Kelemahan mesin delinter berkaitan dengan dimensi mesin yang terlalu besar dan timbulnya lapisan kerak akibat pemanasan langsung terhadap biji kapas. Oleh karena itu perlu dilakukan modifikasi pada mesin delinter sistem kering tersebut. Hasil modifikasi telah diperoleh mesin delinter sistem kering yang mampu membersihkan sisa kabu kapas dengan hasil yang cukup baik, kapasitas juga telah dapat ditingkatan dari 120 kg/jam menjadi 150 kg/jam. Uap sisa pembasahan asam nitrit telah dapat diarahkan ke ruang destilasi, sehingga tidak membahayakan operator. Kebutuhan asam nitrit yang sebelumnya mencapai 1 L untuk 120 kg benih kapas, dapat dihemat menjadi 0.9 L untuk 150 kg benih kapas. Dari modifikasi tersebut kapasitas mesin dapat ditingkatkan sebesar 25% dan kebutuhan asam nitrit  dapat dihemat sebesar 35%.
Kata kunci: mesin delinter sistem kering, kapas, uap asam nitrit
Penulis: Gatot Suharto Abdul Fatah, Soebandi, Musthofa Lutfi dan Puji Widodo
Kode Jurnal: jppertaniandd120025

Artikel Terkait :