Korelasi Genetik Antara Bobot Sapih dengan Bobot Satu Tahun dan Laju Pertumbuhan Pasca Sapih Sapi Brahman Cross

Intisari: Peningkatan produksi daging sudah harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani yang permintaannya terus meningkat, penelitian ini bertujuan melihat kemungkinan mempercepat saat pelaksanaan seleksi yang berkenaan dengan produksi daging yaitu saat sapi disapih dalam rangka meningkatkan respos seleksi.  Penelitian ini menghimpun data mencakup bobot lahir, bobot sapih, bobot satu tahun dan laju pertumbuhan pasca sapih serta mengidentifikasi silsilah setiap sapi yang menjadi objek penelitian.  Penelitian  dilakukan  dengan  menganalisis  data  untuk  memperoleh  nilai heritabilitas  bobot  sapih,  bobot  satu  tahun  dan  laju  pertumbuhan  pasca  sapih  serta  nilai korelasi genetik antara bobot sapi dengan bobot satu tahun dan laju pertumbuhan pasca sapih.  Hasil penelitian menunjukkan  nilai  heritabilitas bobot sapih, bobot satu tahun dan laju pertumbuhan  pasca  sapih  termasuk  katagori  tinggi,  masing‑masing  adalah  0,62  ±  0,40;   1,05 ± 0,59 dan 1,25 ± 0,63.  Nilai korelasi genetik antara bobot sapih dengan bobot satu tahun dan laju pertumbuhan pasca sapih adalah positif dan termasuk katagori tinggi, masing‑masing adalah 0,51 dan 0,55. Ini berarti seleksi peningkatan pada bobot sapih akan diikuti juga oleh peningkatan  bobot  satu  tahun  dan  laju  pertumbuhan  pasca  sapih,  seleksi  pada  bobot  sapih akan mempercepat pelaksanaan seleksi terhadap parameter yang berkaitan dengan produksi daging, sehingga dapat meningkatkan respon seleksi pertahun. 
Kata Kunci: Brahman Cross, Bobot, Laju Pertumbuhan, Korelasi Genetik
Penulis: Gushairiyanto dan Depison
Kode Jurnal: jppeternakandd090037

Artikel Terkait :