KINERJA REPRODUKSI TERNAK KUDA KERJA DI KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
INTISARI: Penelitian ini
dilaksanakan untuk mengetahui kinerja reproduksi ternak kuda kerja di Kabupaten
Bantul, Propinsi DIY. Penelitian ini dilakukan pada kuda betina yang
dimanfaatkan sebagai ternak kerja. Kuda yang diteliti berasal dari tiga
kecamatan di Kabupaten Bantul, yaitu Kecamatan Sewon, Banguntapan, dan Pleret.
Data sebanyak 114 ekor kuda betina diperoleh dari 94 responden peternak kuda.
Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah umur pertama kawin, service
per conception (S/C), postpartum mating (PPM), foaling interval (FI), berat
badan ternak, waktu kerja ternak, dan konsumsi pakan. Data dianalisis secara
deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur pertama kawin, service
perconception, postpartum mating, foaling interval secara berurutan adalah
31,42±4,62 bulan; 2,85±0,81 kali; 94,69±32,42 hari; 493±43,01 hari, dengan
kisaran masing-masing adalah 24-48 bulan; 1-5 kali; 35-180 hari; 395-594 hari.
Berat badan, waktu kerja, dan konsumsi pakan ternak secara berurutan adalah
273,65±43,64 kg, 8,18 jam/hari, 16,02±2,17 kg. Disimpulkan bahwa kinerja
reproduksi kuda kerja di kabupaten Bantul secara umum masih di bawah standar
kinerja reproduksi normal. Pakan yang diberikan untuk ternak rata-rata sudah mencukupi
jumlahnya secara kuantitas.
Kata kunci: Kinerja
reproduksi, Kuda kerja, Kabupaten Bantul
Penulis: Arif Setyobudi,
Kustono, dan Diah Tri Widayati
Kode Jurnal: jppeternakandd090014