KARAKTERISTIK DAN KINERJA INDUK SAPI SILANGAN LIMOUSIN-MADURA DAN MADURA DI KABUPATEN SUMENEP DAN PAMEKASAN
INTISARI: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kinerja induk sapi silangan
Limousin-Madura (Limura) dan sapi Madura. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten
Sumenep dan Pamekasan Jawa Timur pada bulan Mei 2008 sampai Agustus 2008.
Metode survei yang digunakan didukung dengan wawancara terhadap responden, yang
dilanjutkan dengan pengamatan karakteristik eksterior serta pengukuran tubuh
ternak. Data karakteristik eksterior diuraikan secara deskriptif, sedangkan
data ukuran vital tubuh dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik
eksterior sapi silangan Limura adalah warna merah bata pada tubuh, dan pantat
merah. Karakteristik eksterior sapi Madura adalah warna merah terang pada
tubuh, dan pantat semir putih. Data vital sapi silangan Limura lebih besar
daripada sapi Madura, pada kelompok umur 2-4 tahun perbandingan lingkar dada
172,63±2,33 vs 140,81±3,01 cm, tinggi pinggul 125,07±1,40 vs 114,77±1,29 cm.
Pada kelompok umur lebih dari 4 tahun lingkar dada 172,85±4,12 vs 157,57±2,55
cm, tinggi pinggul 126,15±1,84 vs 118,54±1,53 cm. Data kinerja induk sapi
silangan Limura lebih buruk dibandingkan sapi Madura yaitu interval kelahiran
15,90±0,47 vs 14,39±0,23 bulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan
karakteristik eksterior dalam hal warna tubuh dan warna pantat. Hasil pengukuran
vital tubuh pada sapi silangan Limura menunjukkan ukuran yang lebih besar
dibandingkan dengan sapi Madura, akan tetapi sapi Madura memiliki kinerja
reproduksi yang lebih baik dibandingkan dengan sapi silangan Limura.
Kata kunci: Karakteristik,
Kinerja induk, Sapi silangan Limura, Sapi Madura
Penulis: Tety Hartatik, Dhany
Azharinto Mahardika, Tri Satya Mastuti Widi, dan Endang Baliarti
Kode Jurnal: jppeternakandd090013