KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA TEPUNG PUTIH TELUR HASIL FERMENTASI Saccharomyces cereviceae DAN PENAMBAHAN SUKROSA PADA PUTIH TELUR SEGAR

ABSTRAK: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  dosis  fermentasi Saccharomyces  cereviceae  dan  penambahan  sukrosa  dalam  mempertahankan  sifat  fisik  tepung  putih  telur.  Penelitian  ini  menggunakan  135  butir  telur  ayam  ras  segar.  Penelitian  disusun  berdasarkan  rancangan  acak  lengkap  pola  faktorial  3  x  3  dengan  3 ulangan.    Faktor  pertama  adalah  dosis  ragi  Saccharomyces  cereviceae (0%, 0,2%  dan  0,4% w/w),  sedangkan  faktor  kedua  adalah  dosis  sukrosa  (0%,  2  %  dan  4%  w/w).  Peubah yang  diukur  adalah  sifat  fisik  (rendemen,  kadar  air,  pH,  gula  reduksi,  skor  warna). Dosis  ragi  Saccharomyces  cereviceae  yang  meningkat  menurunkan  kadar  air,  pH, rendemen,  gula  reduksi,  derajat  warna  tepung  putih  telur.  Penambahan  sukrosa meningkatkan  rendemen,  gula  reduksi,  skor  warna,  tetapi  menurunkan  pH  tepung putih telur.  Karakteristik fisik tepung putih telur sama dengan telur segar pada semua kombinasi  dosis  Saccharomyces  cereviceae  dan  sukrosa,  tetapi  kandungan  gula  reduksi  yang  rendah  dan  warna  tepung  putih  telur  yang  baik  diperoleh  dengan  kombinasi perlakuan dosis tinggi Saccharomyces cereviceae dan dosis rendah sukrosa.
Kata kunci: Fermentasi, Saccharomyces cereviceae, Sukrose, Fisikokimia, Putih telur Segar
Penulis: Nahariah, E. Abustam, dan R. Malaka
Kode Jurnal: jppeternakandd100052

Artikel Terkait :