Indeks Keberlanjutan Integrasi Tanaman dengan Ternak (Crop Livestock System) di Kuamang Kuning

Intisari: Daerah  Kuamang  Kuning  merupakan  salah  satu  daerah  pemasok  ternak  di  Propinsi Jambi,  potensi  lahan  tersebut  belum  dimanfaatkan  secara  optimal, bahkan  cenderung mengalami penurunan kualitas dan terjadi konversi lahan.  Untuk meningkatkan potensi lahan maka integrasi tanaman dan ternak (crop-livestock  system) perlu dikembangkan dalam rangka menuju pertanian berkelanjutan.  Dengan integrasi tanaman dengan ternak, suatu usahatani dapat  menjadi  lebih  efisien  karena  dapat  menggunakan  input  dalam  (internal  input)  yang berarti  mengurangi  penggunaan  input  luar  (external  input)  yang  harus  dibeli. Indeks keberlanjutan pola CLS sebesar 57.12 menunjukkan bahwa kegiatan CLS cukup berkelanjutan. Strategi yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha tani pola CLS di Kuamang Kuning Kabupaten Muara Bungo adalah strategi moderat+optimistik. Adapun faktor penentu/kunci untuk  mengimplementasikan strategi tersebut ada tiga faktor kunci yang memiliki pengaruh yang  tinggi  dan  ketergantungan  yang  rendah  adalah:  (1)  kelompok  tani,  (2)  pemanfaatan pupuk kandang dan (3) subsidi pemerintah.
Kata Kunci: Pertanian Berkelanjutan,Sistem Tanaman dengan Ternak
Penulis: Hutwan Syarifuddin
Kode Jurnal: jppeternakandd090070

Artikel Terkait :