Karakteristik Kuantitatif dan Kualitatif Hasil Persilangan Beberapa Ayam Lokal

Intisari: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil persilangan ayam Pelung dengan Ayam lurik dan ayam Komering serta ayam Lurik dengan ayam Komering. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengungkap data adalah eksperimen. Variabel penelitian adalah Karakteristik Kualitatif dan Kuantitatif. Karakteristik Kuantitatif meliputi : bobot telur, bobot tetas,  fertilitas,  pertambahan  bobot  badan,    dan    produksi  telur.  Karakteristik  Kualitatif meliputi  :  warna  bulu,  bentuk  jengger,  warna  kaki,  warna  kulit  dan  daging.  Data  yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui pengukuran dan pengamatan terhadap ayam Pelung , ayam Lurik, dan ayam Komering, anak hasil persilangan ayam Pelung dengan dengan ayam Lurik dan Komering serta, ayam Lurik dengan  Komering. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara penjumlahan, persentase dengan mencari rata-rata serta standar deviasi (X ± sd) (Steel dan Torrie, 1993). Perbandingan Bobot Telur, fertilitas, bobot tetas pertambahan bobot badan dan Produksi Telur, hasil persilangan Pelung dengan ayam lurik dan Komering serta ayam Lurik dengan ayam Komering diuji dengan uji-t, menurut petunjuk Siegel (1994). Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : 1) Bobot telur dan bobot tetas ayam Pelung lebih baik dibandingkan bobot telur dan bobot tetas ayam Lurik, Komering. 2) Persilangan ayam Pelung dengan Lurik ditinjau dari bobot telur, bobot tetas dan pertambahan bobot badan lebih baik dibandingkan persilangan pelung dengan Komering dan Lurik dengan Komering.  3) Ayam Lurik dapat dijadikan tetua untuk program persilangan dengan bangsa ayam buras lainnya agar produksi telur hasil persilangannya lebih baik.
Kata Kunci:  Karakteristik, Persilangan , Ayam Pelung, Lurik, dan Komering
Penulis: Depison
Kode Jurnal: jppeternakandd090069

Artikel Terkait :