Identifikasi Kepala Spermatozoa Kerbau, Sapi dan Domba Secara Morfometri
Abstrak: Pemisahan spermatozoa
merupakan salah satu upaya efisiensi dalam mengubah rasio spermatozoa pembawa
kromosom X dan Y. Salah satu teknik pemisahan yang telah dilakukan adalah
metoda kolom albumin. Penentuan ukuran kepala spermatozoa pada setiap jenis
ternak sangat membantu dalam penentuan metode pemisahan spermatozoa pembawa
kromosom X dan Y, khususnya dalam menentukan konsentrasi kolom albumin.
Penelitian identifikasi ukuran kepala spermatozoa pada kerbau, sapi dan domba
Ini dilakukan untuk memberikan informasi penentuan metode pemisahan spermatozoa
pembawa kromosom X dan kromosom Y.
Metode: Semen dikoleksi dari sapi pejantan unggul Simmental (Bos taurus),
kerbau belang (Bubalus bubalis) dan
domba merino (Ovis aries) yang dipelihara di kandang hewan Puslit
Bioteknologi-LIPI, Cibinong. Penampungan semen dilakukan dengan metoda vagina
buatan. Semen kemudian diperiksa secara
makroskopis (volume, warna, bau, pH, konsistensi) dan mikroskopis, serta
pemeriksaan morfometri. Data yang diperoleh diuji dengan Fisher’s LSD.
Hasil: Tidak terdapat perbedaan pada motilitas dan keutuhan membran
plasma spermatozoa kerbau dan domba, tetapi berbeda sangat nyata (P<0,01)
dengan spermatozoa sapi. Ukuran panjang dan lebar kepala spermatozoa menurun
secara nyata (P<0,01) pada sapi (7,01±0,13m dan
4,23±0,18m), domba (8,94±0,24m dan 4,59±0,24m) dan kerbau (8,33±0,24m dan 4,32±0,22m). Rasio ukuran lebar/panjang kepala (%) spermatozoa
kerbau sebesar 60,34±0,15; spermatozoa sapi 51,34±0,24 dan spermatozoa domba
51,86±0,23. Terdapat perbedaan nyata pada ukuran kepala spermatozoa sapi, domba
dan kerbau. Data ini sangat bermanfaat untuk dijadikan acuan dalam
teknik pemisahan spermatozoa pembawa kromosom X dan Y pada sapi, domba dan
kerbau.
Kata kunci: kerbau, sapi,
domba, spermatozoa, morfometri
Penulis: B. Tappa, F. Afiati
dan S. Said
Kode Jurnal: jppeternakandd080011