ESTIMASI PARAMETER GENETIK SIFAT PRODUKSI SAPI SIMMENTAL DI BALAI PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL SAPI POTONG PADANG MENGATAS, SUMATERA BARAT
INTISARI: Penelitian ini
bertujuan untuk mengestimasi parameter genetik sifat produksi, nilai pemuliaan
(NP), hubungan rasio berat sapih (RBS) dengan nilai pemuliaan serta estimasi
terhadap kemampuan berproduksi induk (MPPA) sapi Simmental yang dipelihara di
Balai Pembibitan Ternak Unggul Sapi Potong Padang Mengatas. Data yang digunakan
adalah recording berat lahir (BL), berat
sapih (BS), pertambahan berat badan
harian (PBBH) lepas sapih dan berat setahunan (BT) dari tahun 2002 hingga 2007.
Estimasi nilai heritabilitas (h2) terhadap BL, BS, PBBH dan BT menggunakan
korelasi saudara tiri sebapak (Paternal-halfsib correlation) dan repitabilitas
(r) dilakukan dengan analisis korelasi dalam kelas (Intraclass correlation).
Korelasi genetik (rG) terhadap BL-BS, BL-BT, BL-PBBH, BS-BT, BS-PBBH dan
BT-PBBH dilakukan analisis varian dan covariansi, estimasi NP dan MPPA
berdasarkan data berat sapih. Nilai h2 dari BL, BS, BT dan PBBH berturut-turut
adalah 0,11±0,09; 0,39±0,16; 0,43±0,19; dan 0,46±0,20. Nilai r dari BL, BS, BT dan PBBH
berturut-turut adalah 0,25±0,16; 0,32±0,18; 0,25±0,22; dan 0,34±0,16. Nilai
korelasi genetik dari BL-BS, BL-BT, BL-PBBH, BS-BT, BS-PBBH dan BT-PBBH secara
berturut-turut 0,29±0,37; 0,46±0,33; 0,27±0,39; 0,68±0,16; 0,006±0,30 dan
0,57±0,21. Dari 18 ekor pejantan, 10 ekor (55,56%) memiliki NP lebih tinggi dari
nilai rata-rata populasi yaitu 142,21 kg dan sisanya 7 ekor (44,44%) berada di
bawah rata-rata populasi. Frekuensi NP calon pejantan dan calon induk yang
berada di atas rata-rata berat sapih adalah sebanyak 210 ekor (44,68%), sedangkan
260 ekor (55,32%) berada di bawah rata-rata berat sapih populasi yang
terkoreksi terhadap umur induk, yaitu 130,21 kg. Sebaran NP absolut berkisar
dari 112,77 kg hingga 155,91 kg. Nilai pemuliaan jantan memiliki frekuensi di atas
rata-rata lebih besar dari betina yaitu 149 ekor (66,22%) jantan dan 61 ekor
(24,90%). Frekuensi MPPA di atas rata-rata berat sapih populasi adalah sebanyak
150 ekor (41,67%) dan sisanya sebanyak 210 ekor ( 58,33%) berada di bawah rata-rata. Rasio berat sapih
memiliki korelasi positif dan signifikan (1,00**) dengan NP. Dari penelitian disimpulkan
jika seekor sapi memiliki RBS tinggi diharapkan akan memiliki NP yang tinggi
pula, sebaliknya, jika RBS rendah maka NP yang diharapkan juga rendah sehingga
dapat dijadikan sebagai kriteria seleksi.
Kata kunci: Sapi Simmental,
Parameter genetik, Nilai pemuliaan, Daya produksi induk, Rasio berat sapih
Penulis: Hary Suhada, Sumadi,
dan Nono Ngadiyono
Kode Jurnal: jppeternakandd090028