APLIKASI CABAI RAWIT (Capsium annulum Sp.) SEBAGAI BAHAN PENGAWET KAYU WARU (Hibiscus tiliaceus L.) DENGAN METODE PERENDAMAN VAKUM

ABSTRAK: Cabai  rawit  (Capsium  annulum  Sp.)  dapat  digunakan  sebagai  bahan  pengawet  kayu  waru (Hibiscus  tiliaceus)  dengan  metode  perendaman  tekanan  vakum  dengan  sel  penuh.  Tujuan penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  perbedaan  yang  ditimbulkan  oleh  proses  pengawetan pada  kayu  waru,  mengetahui  pengaruh  perbedaan  konsentrasi  bahan  pengawet  larutan  cabai terhadap kerusakan yang disebabkan hama perusak kayu. Metode pengawetan yang digunakan adalah perendaman kayu waru dengan beberapa konsentrasi larutan cabai (10, 20, dan 30%) pada tekanan  vakum  (-37cmHg).  Rancangan  percobaan  yang  digunakan  adalah  Rangcangan  Acak Lengkap dengan 5 replikasi dengan faktor yang dikaji adalah konsentrasi larutan cabai (0, 10, 20, dan  30%).  Data  yang  diperoleh  dianalisis  menggunakan Analysis  of  Variance (Anova).  Hasil penelitian menunjukkan terjadi perbedaan pada semua parameter biologis dan mekanis diantara kayu  yang  tak  diawetkan  dan  berpengawet.  Setelah  penyimpanan  24  hari,  kerusakan  oleh serangga ditemukan pada kayu yang tidak berpengawet, sedangkan pada kayu yang berpengawet tidak ditemukan kerusakan.
Kata kunci: pengawetan, kayu waru , cabai rawit, perendaman tekanan vakum
Penulis: Bambang Susilo, Bambang Dwi Argo, dan Luthfi Mubarok
Kode Jurnal: jppertaniandd110022

Artikel Terkait :