PENGARUH PEMBERIAN CUKA APEL DAN CUKA SALAK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS WISTAR YANG DIBERI DIET TINGGI GULA
ABSTRAK: Cuka merupakan
cairan yang diproduksi
oleh bahan yang
mengandung pati dan
gula melalui dua tahap fermentasi alkoholik dan asetat. Cuka umumnya
dibuat dari buah-buahan diantaranya
adalah cuka apel
dan cuka salak. Cuka
apel dan salak
mengandung senyawa antioksidan
alami yang dapat membantu menetralkan radikal bebas hasil proses oksidasi dalam
tubuh serta menanggulangi penyakit degeneratif.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek cuka salak dan apel terhadap
penurunan kadar glukosa darah pada tikus Wistar jantan yang diberi diet tinggi
gula, dan membandingkan efektivitas penurunan kadar glukosa darah antara cuka apel
dengan cuka salak.
Penelitian ini bersifat
eksperimental laboratorik dengan
desain Post Test Only Control Group Design. Tikus dibagi dalam
empat kelompok perlakuan yaitu diberi diet
normal, diet tinggi gula, diet tinggi gula + cuka apel, dan diet tinggi gula +
cuka salak. Cuka apel dan cuka salak dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus
yang diberi diet tinggi gula sampai
mendekati batas normal.
Kelompok perlakuan diet
tinggi gula (211.0
mg/dL) memberikan pengaruh yang nyata terhadap kelompok perlakuan
diet normal (156.3 mg/dL), diet tinggi gula + cuka apel (146.3
mg/dL) dan diet tinggi gula + cuka salak (132.7 mg/dL).
Kata kunci: cuka apel, cuka
salak, diet tinggi gula
Penulis: Elok Zubaidah
Kode Jurnal: jppertaniandd110021