ANALISIS NERACA AIR BUDIDAYA TANAMAN KEDELAI (Glycine max [L] Merr.) PADA LAHAN KERING
ABSTRAK: Kedelai merupakan
salah satu tanaman
pangan penting di
Indonesia setelah beras
dan jagung. Pada
tahun 2008 sampai 2010, produksi
kedelai mengalami peningkatan dan penurunan. Salah satu upaya peningkatan
produktivitas kedelai adalah perluasan
areal dengan memanfaatkan
lahan kering. Akan
tetapi, ketersediaan air
adalah masalah utama dalam
pengolahan lahan kering.
Dengan demikian, optimalisasi
penggunaan air menjadi
sangat penting dan potensi
pemanenan air perlu
dikaji. Tujuan penelitian
adalah untuk menganalisis
dan mempartisi neraca
air pada tanaman kedelai,
serta mengkaji potensi
pemanenan air hujan.
Penelitian dilaksanakan di
Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas
Pertanian Universitas Lampung
terhitung mulai tanggal
15 Oktober 2011
– 6 Januari
2012. Penelitian lapangan
dilaksanakan dengan membuat
8 plot percobaan
yang masing-masing berukuran
2x1 m2 membujur sesuai arah
lereng (5-6% kemiringan). Sekeliling
plot diberi sekat agar tidak ada aliran masuk dan keluar dari samping. Empat plot dilapisi terpal pada kedalaman 20
cm dan 4 plot lainnya tidak dilapisi terpal.
Setiap plot dilengkapi
dengan kolam penampungan
air limpasan pada
bagian hilirnya. Sifat
fisik tanah dianalisis
pada awal percobaan; sedangkan
curah hujan, kadar
air tanah, dan
tinggi muka air
kolam diamati setiap
hari. Hasil panen polong
ditimbang pada saat
panen. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa neraca
air dapat diurai
menjadi masukan dan luaran.
Masukan air dipartisi
menjadi curah hujan
41,56% dan irigasi
58,44%. Luaran air
dipartisi menjadi limpasan 6,76%,
perkolasi 13,76%, evapotranspirasi 74,35%, selisih kadar air awal dan akhir
0,20%, dan kelebihan irigasi 5,04%.
Efisiensi irigasi terhitung 91%.
Dengan perbandingan luas kolam dan luas plot 1:4, hasil pemanenan air
hujan menyumbang 20,74% dari total air irigasi.
Potensi produktivitas lahan adalah 3,3 ton kedelai/ha luas lahan, dan
potensi produktivitas penggunaan air 0,74 kg kedelai/m3 air irigasi.
Kata Kunci: evapotranspirasi,
kedelai, limpasan permukaan, neraca air, pemanenan air
Penulis: Oktaviani, Sugeng
Triyono dan Nugroho Haryono
Kode Jurnal: jppertaniandd130077