KARAKTERISTIK FISIOLOGI MANGGIS (Garcinia Mangostana L.) DALAM PENYIMPANAN ATMOSFER TERMODIFIKASI
ABSTRAK: Manggis merupakan
buah klimaterik sehingga manggis
memiliki umur simpan yang pendek. Oleh karena itu, perlu
adanya penanganan pasca
panen yang tepat.
Pengaturan suhu yang
dikombinasi dengan atmosfer
termodifikasi merupakan jenis
penyimpanan yang mampu
memperlambat laju respirasi
buah. Penelitian ini bertujuan
mengetahui pengaruh komposisi
gas atmosfer termodifikasi
terhadap total padatan terlarut,
total asam, tingkat
kekerasan, laju respirasi,
dan umur simpan
manggis di dalam penyimpanan suhu
dingin dan suhu
ruang. Penelitian ini
dilakukan pada suhu
dingin (10 oC)
dan suhu ruang (29 oC) yang dikombinasikan dengan
komposisi dari gas CO2 murni dan udara dari kompresor yang mengandung O2
dan N2 yang
dialirkan ke dalam
botol penyimpanan dengan
komposisi A (O2
5%, CO2 5%), B
(O2 10%, CO2
5%), C (O2
5%, CO2 10%),
D (O2 10%,
CO2 10%). Total
padatan terlarut manggis selama penyimpan
menurun, dengan nilai
total padatan terlarut
terendah 16,6 obrix
di dalam penyimpanan suhu
dingin dan 16,7
obrix pada penyimpanan
suhu ruang. Total
asam dan laju
respirasi manggis menurun stabil
selama penyimpanan. Kekerasan
manggis selama penyimpanan
mengalami peningkatan dengan tingkat kekerasan tertinggi 3,20 kg.s/mm.
Umur simpan optimal manggis pada suhu ruang
(29 oC) adalah
16 hari dan
pada suhu dingin (10 oC) 20
hari pada perlakuan
C (O2 5%,
CO2 10%). Penyimpanan
atmosfer termodifikasi dengan
kombinasi suhu dapat
memperpanjang umur simpan manggis dan
berpengaruh terhadap total
padatan terlarut, total
asam, laju respirasi
serta kekerasan manggis.
Kata Kunci: Manggis,
respirasi, klimaterik, umur simpan
Penulis: Andre Fransiska,
Rofandi Hartanto, Budianto Lanya, Tamrin
Kode Jurnal: jppertaniandd130076