REPRESENTASI MASKULINITAS BOYBAND DALAM VIDEO KLIP (Analisis Semiotika Tentang Representasi Maskulinitas Boyband dalam Video Klip Bonamana oleh Boyband Super Junior)
Abstrak: Artikel
ini berisi tentang
representasi maskulinitas boyband
Super Junior dalam video klip Bonamana. Adapun yang menjadi komponen
penelitian antara lain pakaian,
aksesoris, haircut, make
up, bentuk tubuh,
dan ekspresi setiap personil
Super Junior. Metode
penelitian yang digunakan
adalah kualitatif interpretatif berdasarkan model semiotik dari Roland
Barthes berupa sistem tanda yang dibagi menjadi denotasi dan konotasi yang
membentuk mitos untuk menghasilkan makna.
Data dikumpulkan dengan
mengamati adegan-adegan dalam
rekaman video klip
Bonamana dan mengambil
adegan-adegan yang dianggap mampu
mewakili maskulinitas Super
Junior. Unsur-unsur dari video
klip Bonamana dimaknai
oleh peneliti selaku
interpretan berdasarkan pengalaman yang diperolah dari interaksi sosial sebagai
anggota masyarakat atau budaya tertentu. Dari hasil penelitian diperoleh
kesimpulan bahwa dalam video klip Bonamana,
Super Junior merepresentasikan citra
pria yang sedemikian rupa
sebagai idola. Gaya
berbusana mereka dikontrol
oleh manajemen. Hal ini merupakan bagian dari strategi pemasaran
artis-artisnya. Mereka tidak hanya menjual suara ataupun talentanya dalam
bermusik, tetapi juga memasarkan citranya.
Kemudian, maskulinitas yang
direpresentasikan juga
bermacam-macam. Beberapa scene
menunjukkan adanya pria
baru, namun sebagian juga
masih merupakan maskulinitas
tradisional. Ini membuktikan
bahwa maskulinitas yang dihadirkan dalam video klip Bonamana merupakan komoditi
dalam industri hiburan Korea.
Kata Kunci: Bonamana, Super
Junior, Semiotika, Representasi,
Maskulinitas
Penulis: Sari
Kode Jurnal: jpkomunikasidd130212