WADUK WADASLINTANG: TELA’AH TENTANG DAMPAK SOSIAL-EKONOMI PEMBANGUNAN WADUK TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR Di KABUPATEN WONOSOBO PADA MASA ORDE BARU (1980-1989)
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan: 1) mengetahui latar belakang pembangunan Waduk Wadaslintang. 2)
mengetahuikondisi sosial ekonomi masyarakat sebelum pembangunan Waduk
Wadaslintang. 3)mengetahui dampak sosial dan ekonomi pembangunan Waduk
Wadaslintang.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sejarah kritis seperti
yang dijabarkan oleh Kuntowijoyo. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi
masyarakat sekitar sebelum dibangunnya waduk Wadaslintang sangat memprihatinkan
dimana masyarakat setempat masih sangat minim sarana dan prasarana yang mereka
butuhkan untuk membantu dalam menjalankan roda perekonomiannya. Jiwa sosial
antar masyarakat sangat tinggi. Sektor pertanian merupakan sektor utama
pendapatan bagi masyarakat. Setelah dibangunnya waduk wadaslintang kondisi
masyarakat lebih sejahtera dimana akses jalan menjadi lebih baik, selain dari
pertanian masyarakat juga memperoleh pendapatan dari perikanan. Trasmigrasi
bedol desa merupakan salah satu dampak sosial dari adanya pembangunan waduk
Wadaslintang. Pelaksanaan proyek Studi kelayakan, perencanaan bendungan, dan
Supervisi dilaksanakan oleh Proyek Serbaguna Kedu Selatan dibantu Konsultan ECI
dari Amerika Serikat dan untuk perencanaan irigasi serta drainase bersama
konsultan NEDECO dari negeri Belanda serta beberapa konsultan lokal. Bendungan
dan bangunan pelengkapnya dikerjakan oleh Kontraktor Hydro Recources
Contractors Corporation (HRCC) dari Filipina yang bekerja sama dengan PT.
Brantas Abipraya, mulai 1982 dan selesai pada awal tahun 1988. Dan di resmikan
oleh Presiden Soeharto pada tanggal 13 Februari 1988.
Kata Kunci: Waduk
Wadaslintang, Sosial ekonomi, Wonosobo, Orde baru
Penulis: BAGUS ARIFIANTO, Terry
Irenewaty, M.Hum.strong
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd130017