PERJALANAN KARIER MILITER JENDERAL SUDIRMAN TAHUN 1943-1950

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan :(1) Mendeskripsikan latar belakang kehidupan Sudirman, (2) Memberikan gambaran umum mengenai perjalanan karier militer Jenderal Sudirman 1943-1950, (3) Mengetahui puncak dan akhir militer Jenderal Sudirman. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode sejarah kritis. Menurut Kuntowijoyo metode sejarah kritis memiliki lima tahapan yaitu pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sudirman dari keluarga sederhana. Sejak kecil menjadi anak angkat Raden Cokrosunaryo. Sudirman memasuki pendidikan HIS Gubernemen di Purwokerto. Tahun 1932 melanjutkan pendidikannya ke Taman Dewasa kemudian pindah ke Wiworotomo. Kepiawaian Sudirman membuahkan prestasi sehingga Sudirman mampu menjadi Panglima Besar TNI. Amir Syarifudin sebagai Menteri Pertahanan, mengesampingkan Sudirman dengan diturunkannya menjadi Panglima Pertempuran Mobil, di bawah Menteri Pertahanan. Setelah Agresi Militer Belanda II Jenderal Sudirman membuat surat yang ditujukan kepada Presiden yang isinya beliau keberatan tentang persetujuan gencatan senjata dan konsekuensinya beliau telah minta dibebaskan dari Panglima Besar APRI dan diperhentikan sebagai anggotan Tentara. Melihat konsekwensi yang berat yakni Presiden dan Wakil Presiden akan meletakkan jabatanya, maka Jenderal Sudirman telah membatalkan niatnya
Kata Kunci: Jenderal Sudirman, Karier Militer, 1943-1950
Penulis: BRIGITA MEGARANIKA, Dr. Dyah Kumalasari, M.Pd
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd130018

Artikel Terkait :