Tipologi Nekrokultural pada Gambar Mahasiswa S1 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) IKIP PGRI Semarang Angkatan Tahun 2009/2010 Melalui Analisis Tekstual
Abstract: Gambar yang
dihasilkan oleh Mahasiswa PAUD IKIP PGRI
Semarang angkatan tahun 2009/2010 memiliki
kesamaan-kesamaan atau gejala
nekrokultural antara karya satu dengan karya lainnya, baik secara komposisi
maupun objek yang divisualisasikan. Penyebabnya adalah ketidakmampuan mahasiswa berpikir dalam poros paradigmatik atau asosiatif. Atas dasar
tersebut, penelitian ini membuktikan serta memetakan tipologis nekrokultural
pada gambar. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi karakteristik bentuk tipologis nekrokultural pada karya gambar mahasiswa angkatan 2009/2010.
Penelitian mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis
tekstual. Teknik pengambilan data melalui dokumentasi, observasi, dan
wawancara. Analisis data dilakukan terhadap struktur elemen rupa dengan
menggunakan analisis isi sebagai tahapan heuristik dan analisis tema sebagai
tahapan hermeneutik.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa 70 gambar yang dihasilkan mahasiswa
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) angkatan tahun 2009/2010 secara paradigmatik
dan sintagmatik terdapat tiga kategori. Kategori A, gambar bersifat monoton dan kurang baik, berjumlah 69 %. Kategori B, gambar bersifat sedang,
berjumlah 29 %. Kategori C, gambar bersifat baik, berjumlah 11 %. Berdasarkan kategorisasi tersebut, maka hanya
11 % saja yang sudah menunjukan tingkat kreativitas secara baik yaitu pada
kategori C. Atas dasar itulah maka saran
yang dapat diberikan adalah mahasiswa sebagai calon Guru TK perlu lebih
mengembangkan gambar secara lebih kreatif sebagai bekal pengalaman estetik
khususnya dalam peningkatan aspek paradigmatik dan sintagmatik. Penelitian
lebih lanjut perlu segera dilakukan untuk dapat mengetahui penyebabnya atau
faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Kata kunci: sintagmatik,
paradigmatik, gambar, penanda, dan petanda
Penulis: M.Kristanto
M.Kristanto
Kode Jurnal: jppendidikandd110094