SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II: PERANAN DALAM PERANG PALEMBANG 1819
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) mengetahui biografi singkat Sultan Mahmud Badaruddin II,
(2) mengetahui keadaan kota Palembang sebagai ibukota Kesultanan Palembang
Darussalam, (3) mengetahui peran Sultan Mahmud Badaruddin II saat perang
Palembang 1819 berlangsung, dan (4) mengetahui dampak dari perang Palembang
1819. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sejarah kritis seperti
yang dijabarkan oleh Louis Gottschalk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
sebagai seorang Sultan dari Kesultanan Palembang Darussalam, SMB II memiliki
kepribadian tidak hanya sebagai pemimpin pada umumnya. SMB II juga merupakan
ahli dalam membuat syair-syair yang mampu membakar semangat juang prajuritnya.
Sebagai Ibukota Kesultanan, Palembang yang dialiri sungai Musi menjadikan
penduduknya untuk lebih banyak menggunakan transportasi air dalam menunjang
kegiatan sehari-hari. Penduduk yang berdiam diri dikota Palembang tidak hanya
penduduk pribumi tetapi sudah ada orang-orang China dan Arab yang memiliki
perkampungan-perkampungan sendiri. Perang 1819 melawan pasukan Belanda yang
terjadi dalam dua periode dan dipimpin langsung oleh SMB II dimenangi oleh
pasukan SMB II. Hal ini tidak terlepas dari peran SMB II sebagai ahli strategi
yang handal serta semangat juang yang dimiliki oleh pasukannya. Dampak perang
juga membawa kemajuan yang baru dalam hal teknologi persenjataan yang dikuasai
oleh pasukan SMB II.
Kata Kunci: Perang 1819, SMB
II, Palembang
Penulis: FERDIANSYAH
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd130050