PERANAN MALCOLM X DALAM PERKEMBANGAN KOMUNITAS ISLAM DI AMERIKA SERIKAT (1952-1965)
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan: (1) untuk mengetahui latar belakang kehidupan Malcolm X, (2)
mengetahui terbentuknya komunitas Islam di Amerika Serikat, dan (3) mengetahui
peranan Malcolm X dalam perkembangan komunitas Islam di Amerika Serikat dan
akhir dari perjuangannya. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan
metode sejarah kritis. Menurut Louis Gottschalk metode sejarah kritis memiliki
empat tahapan yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 1952, setelah Malcolm X keluar dari
penjara, Malcolm X semakin giat mempelajari agama Islam dan berhasil bertemu
dengan Elijah Muhammad. Dan pertemuan ini membawa Malcolm X diangkat menjadi
wakil dari Elijah Muhammad di Nation of Islam. Dengan tampilnya Malcolm X
sebagai wakil, Malcolm X semakin giat dalam berkhotbah dan berceramah. Ternyata
ajaran Islam adalah Islam yang murni dan mengasihi sesama umat tanpa melihat
latar belakang dan warna kulit, bukan Islam yang pendendam dan membenci kulit
putih. Karena mengalami perbedaan dalam cara pandang akhirnya Malcolm keluar
dari Nation of Islam pada tahun 1963 dan akibat dari keluarnya Malcolm X
membuat Malcolm X berjuang keras untuk membawa semua komunitas Islam kejalan
yang sebenarnya menurut hadits Al-Quran dengan membangun masjid Mosque Seven,
Inc pada tahun 1964 yang telah banyak pengikutnya. Sampai akhir kematiannya
pada tahun 1965 perjuangan Malcolm X tidak begitu saja hilang, pengganti
Malcolm X yang memiliki kesamaan dalam ajaran dan menggunakan doktrin Malcolm X
adalah Warith Deen Muhammad putra dari Elijah Muhammad.
Kata Kunci: Komunitas Islam,
Malcolm X, 1952-1965
Penulis: FITRIA RIRIS SONETA
BUTAR-BUTAR (09406244005)
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd130021