PEMIKIRAN POLITIK KUSUMO DIGDOYO (NJOTO) 1948 – 1965

ABSTRAK: Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengkaji, latar belakang kehidupan Njoto, pemikiran Njoto di bidang politik, akhir karir Njoto di bidang politik.Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan langkah-langkahnya sebagai berikut: (1), heuristik (2), verifikasi, (3), interpretasi, (4), historiografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemikiran politik Njoto tertuju pada isu-isu politik yang sedang berkembang ketika Njoto berkedudukan sebagai sekjen II PKI atau sebagai wakil PKI II, seperti pemikirannya menolak gagasan satu partai yang di dukung oleh Berita indonresia, Harian Merdeka. Menolak gagasan Muh Natsir yang berkeinginan Islam sebagai dasar negara Indonesia yang ingin mengantikan Pancasila sebagai dasar negara. Mencita-citakan Sosialisme hari ini dan hari esok untuk bangsa-bangsa.. dengan kedekatannya PKI dengan Presiden Soekarno sama-sama mendukung pencanaan Revolusi untuk membangun Indonesia yang tidak tergantung pada negara lain seperti yang dicanakan pada pidatonya Presiden Soekarno; Gapailah bintang-bintang dilangit yang inti pokoknya berdikari, sehingga PKI tertuduh sebagai dalang Penculikan petinggi AD dan pada bulan desember 1965 Njoto dikabarkan telah meninggal dunia.
Kata Kunci: Pemikiran Politik Kusumo Dogdoyo (Njoto) 1948-1946
Penulis: MUH SAMSUYONO
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd130027

Artikel Terkait :