PEMIKIRAN K.H. ABDURRAHMAN WAHID TENTANG DEMOKRASI

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mengetahui latar belakang kehidupan Gus Dur; (2) Mengetahui konsep demokrasi dalam pemikiran Gus Dur; dan (3) Mengetahui penerapan pemikiran Gus Dur tentang demokrasi dan dampaknya pada kelangsungan pemerintahannya dan keberlangsungan demokrasi di Indonesia.
Metode penelitian menggunakan metode sejarah kritis menurut Kuntowijoyo, dengan langkah-langkah sebagai berikut; pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan: (1)  latarbelakang kehidupan Gus Dur membawa pengaruh pada pandangannya tentang demokrasi, (2) Sebagai seorang tokoh bangsa, Gus Dur adalah pengikut pancasila yang teguh, dan sebagai ulama ia adalah penganut Islam yang taat, dua latarbelakang kehidupan ini membawanya menjadi tokoh yang toleran, pluralis, dan moderat. Termasuk diantaranya mengenai pandangannya tentang demokrasi yang berdasarkan pluralisme, keadilan, toleransi, kebebasan, dan musyawarah, (3) Berbagai kebijakan yang diterapkan Gus Dur pada masa kepemimpinannya diwarnai dengan kontroversi yang berimbas pada lengsernya kepemimpinannya.Penerapan nilai pluralisme, keadilan, toleransi, kebebasan dan musyawarah untuk meningkatkan peranan masyarakat sipil dalam proses demokrasi belum mampu diterapkan dengan baik.Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor baik yang berasal dari dalam maupun dari luar pemerintahan. Meskipun kebijakan yang diterapkan Gus Dur tidak banyak namun kebijakan-kebijakan pemerintah era Gus Dur berhasil  membuka jalan bagi proses demokratisasi dimasa selanjutnya.
Kata Kunci: Pemikiran, Demokrasi, Abdurrahman Wahid
Penulis: TITIN ENDRAYANI
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd130062

Artikel Terkait :