PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

Abstrak: Berdasarkan hasil  observasi  yang dilakukan oleh  peneliti pada tanggal 20 Februari 2012 pada  pembelajaran IPA  materi gaya,  belum terlihat  pembelajaran  IPA  yang  sebenarnya. Pembelajaran  masih  menekankan pada sejumlah fakta dan  konsep.  Guru juga  masih sering  menggunakan  metode ceramah,  meskipun  kadang diselingi dengan  metode tanya  jawab,  namun  guru  belum  mampu  mengkondisikan  siswa  untuk  fokus  pada  materi.  Masih  banyak  siswa  yang bercengkrama dengan teman sebangkunya, ada yang memukul-mukul meja bahkan ada yang mengantuk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Perak Utara III Kecamatan Pabean Cantian Surabaya  melalui  penerapan  model  kontekstual dalam  pembelajaran  IPA. Jenis  penelitian yang digunakan  adalah  penelitian tindakan kelas  yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan  melalui 4 tahap yaitu  perencanaan,  pelaksanaan,  pengamatan,  dan  refleksi.  Subjek  penelitian  ini  adalah  seluruh  siswa  kelas  IV  SDN Perak Utara  III  Kecamatan  Pabean Cantian Surabaya. Data  penelitian diperoleh  melalui observasi, dan tes.  Data hasil observasi  aktivitas  guru  dan  siswa  dianalisis  dalam  bentuk  persentase.  Data  tes  hasil  belajar  siswa  dianalisis berdasarkan  persentase  ketuntasan  belajar  secara  individu  dan  klasikal  kemudian  dijabarkan  secara  deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan adanya  peningkatan persentase  aktivitas  guru dan siswa  pada siklus  I dan siklus  II.  Aktivitas guru mengalami  peningkatan sebesar 23,75% yaitu dari 71,25% pada siklus  I  menjadi 95%  pada siklus  II. Sedangkan aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 19,30%, yaitu dari 72,65% pada siklus I menjadi 91,95% pada siklus II. Hasil belajar yang diperoleh siswa kelas IV SDN Perak Utara III Surabaya mengalami peningkatan. Ketuntasan belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 20,83%, yaitu dari 75% pada siklus I menjadi 95,83% pada siklus II.  Berdasarkan  hasil  yang  diperoleh  dapat  disimpulkan  bahwa  penerapan  model  pembelajaran  kontekstual  dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Kata Kunci: Model pembelajaran kontekstual, Hasil belajar, IPA
Penulis: Ida Djarwati 
Kode Jurnal: jppendidikandd130158

Artikel Terkait :