Dampak Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Pemungutan Suara Ulang Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Pati
Abstrak: Putusan Mahkamah
Konstitusi yang memerintahkan untuk dilakukannya pemungutan suara ulang dalam
pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Pati ini pastinya akan berdampak terhadap
partisipasi masyarakat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji dampak pemungutn suara ulang terhadap
partisiasi masyarakat dalam pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Pati. Upaya
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pati dan partai politik untuk mendorong partisipasi
masyarakat dalam pemungutan suara ulang. Upaya partai politik merekrut calon Bupati
dan Wakil Bupati untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pemungutan suara ulang.
Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis
sosiologis, dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang kemudian dianalisis
dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan
bahwa Penurunan ini memperlihatkan demokrasi pada pemungutan suara ulang kurang
berjalan baik. Sehingga hal ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pati dirasa
kurang dapat melaksanakan kedaulatan rakyat sesuai ketentuan Pasal 1 ayat (2)
Undang-Undang Dasar 1945. Jadi jika terjadi penurunan partisipasi masyarakat,
maka disini kedaulatan rakyat yang mana tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945
kurang berjalan dengan baik. Selanjutnya dalam upaya untuk mendorong
partisipasi masyarakat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pati sudah melakukan
upaya dan antisipasi tetapi partai politik tidak ada upaya apapun. Dalam
melakukan rekrutmen partai politik hanya berdasarkan kenal dan mengetahui latar
belakang tetapi tidak ada test untuk menguji bakal calon tersebut.
Keywords: The Decision of Constitutional Court; Participation of Societies; Election The Head
of District
Penulis: Azka Hussein
Kode Jurnal: jphukumdd130381