KAJIAN HUKUM KRITIS ALIH FUNGSI LAHAN HUTAN BERORIENTASI KAPITALIS

Abstrak: Berbagai  ketimpangan  agraria  yang terjadi  hingga  saat  ini,  khususnya  berkaitan  dengan  alih  fungsi lahan  hutan  untuk  penanaman  sawit,  mengakibatkan  konflik  ruang  kawasan  hutan  cukup  tinggi. Fenomena  semakin  luasnya  kerusakan  hutan,  diakibatkan  oleh  kebijakan  Negara  yang  menganut ideologi pengelolaan hutan berbasis pada government-based forst management yang mengedepankan aturan  bercorak  repressive  law.  Jika  Pemerintah  tetap  menjadikan  hutan  sebagai  sumber  state revenue in the name of development yang berorientasi kapitalis akan menimbulkan dampak negatif perekonomian  rakyat  sehingga  banyak  pihak  yang  menjadi  victims  of  development.  Untuk menanggulangi  terjadinya  ketimpangan  pemanfaatan  hutan,  perlu  review  peraturan  perundang-undang yang berorientasi ekploitasi (use-oriented) dengan menggunakan kajian critical legal studies. 
Kata kunci: alih fungsi, kapitalis, esoteric, critical legal studies
Penulis: Yanis Maladi
Kode Jurnal: jphukumdd130015

Artikel Terkait :