ALETRNATIF PENYELESAIAN SENGKETA DALAM SENGKETA TRANSAKSI ELEKTRONIK (E-COMMERCE)

Abstrak: Dalam melakukan transaksi e-commerce di dunia maya dimungkinkan terjadi sengketa seperti halnya sengketa  yang  terjadi  dalam  suatu  hubungan  hukum  yang  dilakukan  secara  konvensional.  Semakin banyak  dan  luas  kegiatan  perdagangan,  maka  frekuensi  terjadinya  sengketa  semakin  tinggi,  hal  ini berarti  akan  banyak sengketa yang harus  diselesaikan.  Penyelesaian  sengketa  sendiri  pada  dasarnya dapat dikualifikasikan menjadi penyelesaian sengketa secara damai dan penyelesaian sengketa secara adversarial.  Penyelesaian  sengketa  secara  damai  lebih  dikenal  dengan  penyelesaian  secara  musya-warah mufakat. Sementara penyelesaian sengketa secara adversial lebih dikenal dengan penyelesaian sengketa  oleh  pihak  ketiga  yang  tidak  terlibat  dalam  sengketa.  Bentuk  dari  penyelesaian  sengketa secara  damai  adalah  negosiasi,  mediasi  dan  konsiliasi,  sedangkan  bentuk  penyelesaian  secara adversial  adalah  melalui  pengadilan  atau  lembaga  arbitrase.  Penyelesaian  sengketa  yang  sesuai dengan filosofi lahirnya e-commerce adalah melalui negosiasi, mediasi, konsiliasi maupun arbitrase.
Kata Kunci: e-commerce, sengketa, penyelesaian sengketa, alternatif penyelesaian sengketa
Penulis: Rochani Urip Salami dan Rahadi Wasi Bintoro
Kode Jurnal: jphukumdd130016

Artikel Terkait :