STUDI PENGGUNAAN MEMBRAN BERSLOT UNTUK MEMPRODUKSI EMULSI MINYAK/AIR
Abstrak: Emulsi adalah
dispersi dua atau
lebih cairan yang
tidak bercampur. Jika
sistem ini tidak stabil,
maka partikel terdispersi
akan bergabung membentuk
lapisan terpisah. Ketidakstabilan emulsi
semakin tinggi jika
ukuran partikel terdispersi
besar dan distribusi ukurannya tidak
seragam. Umumnya pembuatan
emulsi dilakukan dengan
pengadukan kecepatan tinggi yang
merugikan jika bahan
sensitif terhadap tekanan.
Banyak cara dikembangkan untuk
mengatasi hal ini,
salah satunya adalah
teknologi membran emulsifikasi, dimana
emulsi dilewatkan melalui
membran agar ukuran
partikel terdispersi menjadi
lebih kecil dan seragam sehingga emulsi stabil. Membran simetris yang efektif
untuk memproduksi emulsi adalah
membran mikrofiltrasi berslot
seperti dalam penelitian
ini. Hasil percobaan menunjukkan
bahwa penggunaan membran
berslot 28 µm
memberikan ukuran dan distribusi partikel yang kecil dan seragam. Emulsi minyak dalam
air yang paling stabil adalah pada
konsentrasi umpan 10%
(b/b) dan konsentrasi
surfaktan 3% (b/b) dengan ukuran partikel berkisar
antara 3,5–13,5 µm. Fluks menurun bila
konsentrasi umpan dan surfaktan semakin besar.
Kata kunci: emulsi,
mikrofiltrasi, membran berslot
Penulis: Putu Doddy, Ester
Susanti, dan Debby Mariana
Kode Jurnal: jpkimiadd100031
