STUDI PEMBERIAN EKSTRAK RUMPUT LAUT COKLAT (Sargassum prismaticum) TERHADAP KADAR MDA DAN HISTOLOGI JARINGAN PANKREAS PADA TIKUS Rattus norvegicus DIABETES MELITUS TIPE 1 HASIL INDUKSI MLD-STZ (MULTIPLE LOW DOSE - STREPTOZOTOCIN)
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian ekstrak rumput laut coklat (Sargassum prismaticum) terhadap
penurunan kadar MDA dan perbaikan gambaran histologi jaringan pankreas tikus
Rattus norvegicus diabetes mellitus (DM) tipe 1. Tikus DM tipe 1 diinduksi
Multiple Low Dose-Streptozotocin (MLD-STZ) secara intraperitonial dengan dosis
20 mg/kgBB selama 5 hari berturut-turut. Kadar MDA diukur melalui metode spektrofotometri
UV-Vis pada panjang gelombang 540 nm menggunakan pereaksi TBA (Thiobarbituric acid).
Gambaran histologi jaringan pankreas dilakukan mengunakan metode pewarnaan
Hematoxylen-Eosin. Pada penelitian ini, tikus dikelompokkan menjadi 6 kelompok
perlakuan yaitu kelompok tikus kontrol, tikus DM tipe 1 yang terpapar MLD-STZ,
dan tikus DM tipe 1 yang terpapar MLD-STZ yang diberikan terapi ekstrak rumput
laut coklat secara oral dengan dosis 0,8 g/ekor sebanyak 2 mL per hari selama
1, 3, 5, dan 7 hari. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata kadar MDA
masing-masing kelompok perlakuan berturut-turut yaitu sebesar 2,507; 6,770;
5,543; 4,444; 3,734 dan 2,980 µg/mL. Pemberian terapi ekstrak Sargassum
prismaticum selama 7 hari mampu menurunkan kadar MDA tikus DM tipe 1 sebesar
55,98% yaitu dari (6,770 ± 0,027) mg/dL menjadi (2,980 ± 0,017) mg/dL serta
mampu memperbaiki gambaran histologi jaringan pankreas tikus DM tipe 1.
Kata kunci: diabetes mellitus,
histologi, MDA, pankreas, Sargassum prismaticum
Penulis: Devis Resita Dewi,
Aulanni’am, Anna Roosdiana
Kode Jurnal: jpkimiadd130033
