PENGARUH TEKNIK EKSTRAKSI DAN KONSENTRASI HCl DALAM EKSTRAKSI SILIKA DARI SEKAM PADI UNTUK SINTESIS SILIKA XEROGEL
ABSTRAK: Penelitian tentang
teknik ekstraksi silika dari sekam padi untuk sintesis silika xerogel telah
dilakukan. Proses ekstrak sisilika dari sekam
padi menggunakan metode pencucian asam dilakukan dengan dua teknik, yakni dengan
pengadukan pada temperature kamar dan refluk pada temperature 100oC selama
2 jam dengan konsentrasi HCl 1,
2, dan 3M. Penentuan kadar silika dilakukan dengan menggunakan metode
gravimetri. Berdasarkan tabel ANOVA bahwa pengaruh konsentrasi dan teknik
ekstraksi yang digunakan tidak berpengaruh
pada kadar silika yang dihasilkan. Kadar
tertinggi silika diperoleh
padateknik pengadukan konsentrasi HCl 1 M dengan kadar 97,30% digunakan sebagai bahan baku pembuatan
prekursor pada sintesis silika xerogel. Silika direaksikan dengan NaOH 1 M pada temperatur 95o C selama 1 jam kemudian
diasamkan dengan HCl 1 M sampai pH 7 dan
didiamkan selama 12 jam. Gel yang diperoleh dibilas menggunakan akuades, lalu dikeringkan
pada temperature 80oC selama 18 jam.
Silika xerogel yang diperoleh memiliki kadar sebesar 98,23%.Karakterisasi
silika dan silika xerogel dengan menggunakan FT-IR menunjukan adanya
gugus silanol (3440 dan 3452 cm-1)
dan siloksan (1100 dan 1076 cm-1).
Karakterisasi luas permukaan menggunakan
metilen biru berturut-turut abu sekam padi, silika hasil ekstraksi, silika
xerogel diperoleh hasil 7,012; 7,5dan7,99 m2/g.
Kata kunci: kadar, silika,
teknikekstraksi, xerogel
Penulis: IlhamPratomo, Sri
Wardhani, Danar Purwonugroho
Kode Jurnal: jpkimiadd130032
