PERBANDINGAN AKTIVITAS KATALIS NIKEL DAN KATALIS TEMBAGA PADA REAKSI HIDROGENASI METIL ESTER UNTUK PEMBUATAN SURFAKTAN

Abstrak: Surfaktan  memiliki  kemampuan  menurunkan  tegangan  permukaan,  tegangan  antarmuka, dan meningkatkan kestabilan sistem emulsi. Hal ini membuat surfaktan banyak digunakan pada berbagai bidang industri seperti industri sabun, detergen, produk perawatan diri, dan kosmetika. Surfaktan berbahan baku oleokimia memiliki beberapa keunggulan, diantaranya bersifat terbarukan (renewable resources) dan secara alami mudah terdegradasi. Surfaktan ini dapat dibuat dengan menggunakan bahan baku metil ester dari minyak kelapa melalui reaksi hidrogenasi metil ester (metil laurat) dengan katalis logam, reaksi sulfatasi dengan menambahkan  H2SO4,  dan  netralisasi  dengan  NaOH.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah mendapatkan  kondisi  optimum  yang  meliputi  suhu  reaksi,  laju  alir  gas  hidrogen,  dan persentase berat katalis pada reaksi hidrogenasi metil laurat menggunakan katalis Ni dan Cu. Hasil penelitian menunjukkan kondisi operasi optimum yang sama dari kedua katalis, yaitu pada suhu 270oC, laju alir gas H2 1 mL/s, dan 30 %-berat katalis. Aktivitas katalis yang lebih baik  diberikan  oleh  katalis  Ni,  dengan  nilai  penurunan  tegangan  permukaan  air  setelah ditambahkan  surfaktan  sebesar  26,4  mN/m  dan  stabilitas  emulsi  minyak-air  setelah ditambahkan surfaktan sebesar 839 detik.
Kata kunci: hidrogenasi, katalis Cu, katalis Ni, metil ester, surfaktan
Penulis: Tania S. Utami, Rita Arbianti, Heri Hermansyah, Wiwik Handayani, dan Desti Andani
Kode Jurnal: jpkimiadd090029

Artikel Terkait :