PENGARUH PERLAKUAN DAUN DAN SUHU TERHADAP WAKTU DISTILASI PADA ISOLASI MINYAK CENGKEH MENGGUNAKAN SUPER-STEAM DISTILLATION
Abstrak: Minyak
cengkeh umumnya diproduksi oleh para petani dari daun cengkeh dengan metode steam distillation.
Parameter yang paling
berpengaruh pada biaya
distilasi adalah waktu distilasi, karena waktu distilasi akan
berbanding lurus dengan biaya bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk
mempelajari pemakaian super-steam distillation dimana uap air jenuh yang digunakan
untuk mendistilasi minyak
cengkeh bersuhu lebih
tinggi dari titik
didih normal air (100oC). Uap
jenuh bersuhu tinggi
dapat diperoleh dengan
mendidihkan campuran air dan gliserol atau pelarut lainnya yang bertitik
didih tinggi dan larut sempurna dalam
air. Pemakaian uap
jenuh bersuhu tinggi
akan meningkatkan difusitivitas
efektif minyak cengkeh dalam jaringan sel tumbuhan, sehingga akan
mempercepat waktu distilasi. Pada penelitian ini digunakan variasi konsentrasi
gliserol 0, 10, 25, 50 dan 75% volume. Selain itu
juga dipelajari pengaruh
pencacahan daun cengkeh
sebelum didistilasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
super-steam distillation dengan campuran
gliserol dan air dengan perbandingan
volum 10-75% mampu
memperpendek waktu distilasi
sebesar 46-72%. Besarnya
nilai koefisien transfer
massa dan diffusivitas
efektif rerata untuk
daun cengkeh tanpa perlakuan adalah 2x10-4 detik-1
dan 3,6x10-4 m2/detik, sedangkan untuk daun dengan
pencacahan adalah 8,3x10-3 detik-1 dan 5,8x10-4
m2/detik.
Kata Kunci:
Isolasi, Minyak Cengkeh, Super-Steam Distillation, Gliserol
Penulis: Sutijan,
Arief Budiman, dan Arie Yohanes
Kode
Jurnal: jpkimiadd090028
