Penambahan Kunyit sebagai Antioksidan Alami pada Minyak Goreng Curah

ABSTRAK: Minyak goreng berfungsi sebagai bahan penghantar panas, penambah rasa gurih dan penambah nilai kalori bahan  pangan.  Minyak  goreng  yang  telah  dimurnikan  dapat  mengalami  kerusakan  yang  disebabkan  oleh  adanya perubahan kemurnian yang berhubungan dengan proses oksidasi, sehingga banyak ditemukan minyak goreng yang memiliki rasa tengik. Adanya antioksidan dalam lemak akan mengurangi kecepatan proses oksidasi. Kurkumin adalah antioksidan berwarna kuning pekat yang diisolasi dari kunyit. Mekanisme pengawetan terjadi karena minyak atsiri yang terdapat pada  kunyit dapat  mengikat air  melalui pemecahan ikatan ester. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh  penggunaan  kunyit  sebagai  antioksidan  alami,  dalam  meningkatkan  masa  pakai  minyak  goreng  curah, menurunkan  bilangan  peroksida,  kadar  free  fatty  acid  (FFA),  dan  penurunan  konsentrasi  warna.  Hasil  penelitian  ini diharapkan  mampu  memberikan  nilai  tambah  terhadap  pemanfaatan  kunyit  sebagai  antioksidan  alami  dan  sebagai bahan alternatif untuk mempertahankan mutu minyak goreng curah karena mampu memperlambat terjadinya kerusakan akibat  proses  oksidasi.  Dari  hasil  penelitian  diperoleh  bahwa  kandungan  antioksidan  kunyit    mampu  menurunkan bilangan peroksida dan bilangan FFA sehingga dapat memperbaiki kualitas minyak goreng curah. Kondisi  terbaik yang diperoleh dari penelitian ini adalah  pada penambahan kunyit sebanyak 25 gram dengan waktu pengadukan 35 menit, dengan nilai bilangan peroksida yang dicapai 0,12 Me/Kg dan FFA 0,0923 %.
Kata kunci: kunyit, antioksidan, minyak goreng curah
Penulis: Dyah Suci Perwitasari
Kode Jurnal: jpkimiadd090012

Artikel Terkait :