Pembuatan Asam Cuka dari Pepaya Solo secara Fermentasi

ABSTRAK: Buah pepaya biasanya hanya dikonsumsi sebagai buah segar dan manisan, tetapi Pepaya Solo termasuk buah yang tidak disukai lidah orang   Indonesia, karena daging buahnya lembek, tidak kencang, sehingga hanya dijadikan makanan  burung  saja.    Karena  Pepaya  Solo  mengandung  karbohidrat,  maka  memungkinkan  Pepaya  Solo  dapat digunakan  sebagai  bahan  baku  pembuatan  asam  cuka,  yaitu  dengan  cara  fermentasi.  Penelitian  ini  bertujuan mengetahui adanya kemungkinan pembuatan asam cuka dari pepaya Solo menggunakan metode fermentasi, dengan pengaruh waktu fermentasi, dan pengaruh pH terhadap kadar asam cuka yang dihasilkan. Penelitian pembuatan asam cuka dari Pepaya Solo dilakukan melalui dua tahapan fermentasi, fermentasi pertama dengan mengatur variasi pH: 4, 5 dan 6. Fermentasi kedua berlangsung dengan variasi waktu: 8 hari, 10 hari, 12 hari, 14 hari. Penetapan kadar asam cuka  dalam  larutan  hasil  dilakukan  secara  volumetri  dengan  larutan  baku  NaOH  0,1  N.  Hasil  yang  diperoleh  menunjukkan bahwa Pepaya Solo dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam cuka dengan cara fermentasi. Proses fermentasi yang optimum dicapai saat waktu fermentasi 12 hari dengan pH 4 yang menghasilkan asam cuka dengan kadar 0,721 g/100ml. 
Kata Kunci: asam cuka, pepaya solo, fermentasi
Penulis: Narimo 
Kode Jurnal: jpkimiadd090011

Artikel Terkait :