ISOLASI DAN KARAKTERISASI TIROSIN KINASE HASIL ISOLASI SPERMATOZOA TIKUS (Rattus norvegicus)

ABSTRAK: Tirosin  kinase  merupakan  enzim  yang  digunakan  untuk  mentransfer  fosfat.  Aktivitas  tirosin  kinase penting  dalam  proses  autofosforilasi  spermatozoa  dan  aktivitasnya  akan  maksimal  bila  bekerja  pada  kondisi optimum.  Tujuan  penelitian  ini  yaitu  untuk  mengetahui  karakteristik  dan  berat  molekul  tirosin  kinase  hasil isolasi  spermatozoa  tikus  (Rattus  norvegicus).  Tirosin  kinase  diisolasi  dari  spermotozoa  tikus  (Rattus norvegicus) dengan cara sentrifugasi dan ultrasonikasi. Pada penelitian ini kondisi optimum tirosin  kinase diuji dengan variasi pH (6; 6,5; 7; 7,5 dan 8), temperatur (20; 25; 30; 35 dan 40)0C, waktu inkubasi (20; 25; 30; 35; dan  40)  menit,  dan  untuk  penentuan  berat  molekul  digunakan  metode  SDS-PAGE.  Hasil  dari  penelitian  ini menunjukkan bahwa kondisi optimum aktivitas tirosin kinase hasil isolasi spermatozoa tikus (Rattus norvegicus) pada  pH  7,  temperatur  350C,  waktu  inkubasi  30  menit  dengan  aktivitas  0,263  unit  dan  berat  molekul  tirosin kinase  sebesar  94,61  kDa.  Hasil  uji  statistik  menunjukkan  bahwa  pH,  temperature,  dan  waktu  inkubasi memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap aktivitas tirosin kinase.
Kata kunci: aktivitas tirosin kinase, berat molekul tirosin kinase, spermatozoa
Penulis: Rara Anggun Mei Nirbaya, Aulanni’am, Chanif Mahdi
Kode Jurnal: jpkimiadd130026

Artikel Terkait :