Validasi Konkuren Skala Keber-Pancasila-an pada Remaja Mahasiswa di Jakarta

Abstrak: Dewasa  ini,  tingkat  identifikasi  orang  Indonesia  terhadap  nilai-nilai  Pancasila  sebagai  dasar  dan ideologi negara terus-menerus dipertanyakan oleh berbagai pihak. Korupsi, kekerasan atas nama etnis dan agama, ketidakadilan hukum, ketimpangan akses pendidikan dan kesehatan, serta upaya beberapa daerah untuk memisahkan diri dari Indonesia, merupakan sejumlah contoh gejala yang terjadi di masyarakat yang sering diatribusikan sebagai menurunnya atau bahkan hilangnya keber-Pancasila-an orang Indonesia. Meskipun demikian, bangsa Indonesia juga terkenal sebagai bangsa yang  ramah,  suka  gotong  royong,  dan  memiliki  solidaritas  yang  tinggi  terlebih  saat  sesamanya tertimpa bencana alam atau sedang membela negara dalam olahraga sepak bola. Di tengah-tengah situasi paradoksikal tersebut, penelitian ini hendak menghasilkan sebuah alat ukur yang valid yang mampu menghasilkan indeks keber-Pancasila-an individu-individu Indonesia dalam kelima silanya. Indeks  ini  diharapkan  dapat  dijadikan  sebagai  dasar  intervensi  pendidikan  dan  sosial  guna memelihara dan/atau meningkatkan keber-Pancasila-an orang Indonesia. Validasi konkuren skala keber-Pancasila-an  dilakukan  dengan  memberikan  skala  keber-Pancasila-an  yang  sudah  teruji reliabilitasnya (α ≥ 0.7) kepada 290 mahasiswa dari berbagai latar belakang perguruan tinggi, etnis, dan agama di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala valid untuk keber-Pancasila-an sila pertama, kedua, keempat, dan kelima (r ≥ 0.3; p < 0.01), dengan skala kriteria ATGS, IWAHS, SDP, dan  ANES.  Untuk  skala  keber-Pancasila-an  sila  ketiga,  penelitian  ini  menyarankan  digunakannya skala  kriteria  (standard  emas)  yang  lebih  sesuai  konstruknya,  yakni  Skala  Nasionalisme  dan Patriotisme.
Kata Kunci: Skala keber-Pancasila-an, validasi konkuren, mahasiswa, Jakarta
Penulis: Eko Aditya Meinarno
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd120007

Artikel Terkait :