Pengaruh Keterbukaan Diri terhadap Penerimaan Sosial pada Anggota Komunitas Backpacker Indonesia Regional Surabaya dengan Kepercayaan terhadap Dunia Maya sebagai Intervening Variabel

Abstrak: Penelitian  ini  memiliki  tiga  tujuan  penelitian.  Pertama,  bertujuan  untuk  menganalisis  pengaruh keterbukaan  diri  terhadap  penerimaan  sosial  pada  anggota  komunitas  Backpacker  Indonesia regional Surabaya. Kedua, untuk menganalisis pengaruh kepercayaan pada dunia maya terhadap penerimaan sosial pada anggota komunitas Backpacker Indonesia regional Surabaya. Ketiga, untuk menganalisis  pengaruh  keterbukaan  diri  terhadap  penerimaan  sosial  pada  anggota  komunitas Backpacker  Indonesia  regional  Surabaya  dengan  kepercayaan  terhadap  dunia  maya  sebagai intervening variable. Penulis menambahkan kepercayaan terhadap dunia maya sebagai intervening variable, dikarenakan Komunitas Backpacker Indonesia, yang menjadi konteks di dalam penelitian merupakan komunitas virtual.
Penelitian  ini  dilakukan  pada  Komunitas  Backpacker  Indonesia  regional  Surabaya.  Subjek  dalam penelitian ini adalah anggota yang telah bergabung minimal selama satu tahun yang telah dipilih secara  random.  Alat  pengumpul  data  berupa  skala  keterbukaan  diri,  penerimaan  sosial,  dan kepercayaan terhadap dunia maya yang disusun sendiri oleh penulis.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisa jalur dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows.  Dari  hasil  analisis  data  penelitian  diperoleh  tiga  hasil  penelitian.  Pertama,  terdapat pengaruh antara keterbukaan diri dengan penerimaan sosial pada anggota Komunitas Backpacker Indonesia  regional  Surabaya.  Kedua.  Tidak  terdapat  pengaruh  antara  kepercayaan  pada  dunia maya  terhadap  penerimaan  sosial  pada  anggota  Komunitas  Backpacker  Indonesia  regional Surabaya.  Ketiga,  tidak  terdapat  pengaruh  antara  keterbukaan  diri  terhadap  penerimaan  sosial pada anggota Komunitas Backpacker Indonesia regional Surabaya dengan kepercayaan terhadap dunia maya sebagai intervening variable.
Kata Kunci: keterbukaan diri, penerimaan sosial, kepercayaan terhadap dunia maya.
Penulis: Septalia Meta Karina, Suryanto
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd120009

Artikel Terkait :