HUBUNGAN ROMANTIS PADA PELAKON DRAG QUEEN (STUDI KASUS PADA PELAKON DRAG QUEEN HOMOSEKSUAL DI SURABAYA)

Abstrak: Indonesia  merupakan  negara  dengan  mayoritas  penduduk  Islam  yang  menentang  adanya trangender.  Akan  tetapi,  di  dalam  masyarakat  terdapat  drag  queen  yang  merupakan transgender  (Ekins dan  King,  2006).  Drag queen sendiri  mempunyai  kehiudupan romantis dengan  pasangannya,  terlepas  dari  statusnya  yang  ditentang  oleh  mayoritas  masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran hubungan romantis pada pelakon drag queen dan untuk mendapatkan gambaran mengenai peran yang dilakukan oleh drag queen dalam hubungan romantisnya. Hubungan romantis adalah hubungan dekat yang melibatkan hasrat  seksual  dan  dapat  diekspresikan  dan  dibagi  dengan  pasangannya.  Penelitian  ini menggunakan teori segitiga cinta yang dikemukakan oleh Sternberg (1986) sebagai perspektif teoritis.Penelitian dilakukan pada pelakon drag queen di Surabaya yang pernah mempunyai pasangan dan menjadikan drag queen sebagai profesi utamanya. Penelitian ini menggunakan wawancara  serta  catatan  lapangan  yang  berasal  dari  catatan  Facebook  dan  blog  partisipan sebagai alat pengumpul data. Pengorganisasian data dilakukan dengan koding dan dianalisis menggunakan paradigma kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan romatis yang dijalani oleh drag queen homoseksual merupakan hubungan cinta berdasarkan persahabatan. Pekerjaan sebagai drag queen tidaklah berpengaruh pada hubungan romantisnya. Akan tetapi, drag  queen  homoseksual  harus  menjaga  hubungan  baik  dengan  teman-temannya dikarenakan  teman-teman  merupakan  faktor  yang  mendukung  dirinya  berprofesi  sebagai drag queen.
Kata Kunci: Hubungan Romantis, drag queen
Penulis: Wahyu Tri Muryani, M.G. Bagus Ani Putra
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd120010

Artikel Terkait :