KONFLIK INTERPERSONAL KARYAWAN PT.PLN (PERSERO) RAYON RANTAU YANG DIPIMPIN OLEH MANAJER JUNIOR

Abstrak: Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  kualitatif.  Subyek  penelitian  ini  berjumlah  5  orang  yaitu  1  orang  manajer  dan  4  karyawan.  Metode pengumpulan  data  menggunakan  wawancara  semiterstruktur.  Analisis  data dilakukan  dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan  kesimpulan  (verifikasi).  Hasil  penelitian  menemukan  bahwa dari 4  subjek  penelitian,  2  orang  subjek  sedikit  mempermasalahkan  dipimpin oleh  manajer  yang  berusia  lebih  muda  karena  manajer  yang  berusia  muda cerdas  dalam  menganalisa  pekerjaan  serta  mempunyai  visi  dan  misi  yang bagus  untuk  kemajuan  perusahaan.  Sedangkan  2  orang  subjek  lainnya mempermasalahkan dipimpin oleh  manajer  junior karena  berusia  muda dan pengalaman  kerja  masih  kurang.  Konflik  interpersonal  yang  terjadi  antara karyawan dan manajer junior disebabkan karena masalah pengalaman kerja, faktor persepsi  mengenai  perencanaan(plan)  manajemen  logistik dan  faktor komunikasi  mengenai  komunikasi  vertikal,  yakni  Komunikasi  manajer kepada  karyawan,  dankomunikasi  karyawan  kepada  manajer.  Strategi manajemen  konflik  yang  dilakukan  dengan  2  cara,  yaitu  The  Teddy  Bear (Smoothing)  konflik  harus  dihindari  dan  memilih  sikap  mengalah  agar hubungan tidak menjadi rusak demi keharmonisan. 
Kata  kunci:  Konflik  interpersonal, Manajemen  konflik  interpersonal,  Manajer junior
Penulis: Sri Rahayu
Kode Jurnal: jppiodd130019

Artikel Terkait :