Kebosanan Kerja Pada Karyawan Radio Sonora Surabaya
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
penyebab kebosanan kerja
dan cara mengatasi kebosanan
kerja yang terjadi pada karyawan Radio Sonora Surabaya. Kebosanan kerja adalah
perasaan yang tidak
menyenangkan, yang hanya
terjadi sementara dimana individu tersebut
merasa tidak tertarik,
sulit konsentrasi, serta
membutuhkan usaha yang lebih
untuk menyelesaikan aktivitas
pekerjaannya. Kebosanan kerja
dapat ditinjau dari 3
indikator yang dikemukakan oleh O'Hanlon, yaitu 1) mudah merasa cemas, 2) mudah
marah, 3) mudah kehilangan konsentrasi
dalam bekerja. Penelitian
dilakukan pada individu
yang bekerja pada Radio Sonora Surabaya yang telah mengisi kuesioner
Boredom Proneness Scale yang dikembangkan oleh Norman D. Sundberg dan Richard
F. Farmer. Karyawan yang terletak pada
P75 akan menjadi
subjek penelitian ini.
Alat pengumpul data
berupa wawancara terstruktur dengan
menggunakan pedoman wawancara
yang telah dibuat
sebelumnya. Analisis data dilakukan dengan memaparkan hasil wawancara
melalui verbatim dan koding. Dari hasil analisis data penelitian diperoleh
penyebab kebosanan kerja pada karyawan Radio Sonora Surabaya adalah
quantitative overload dikarenakan adanya tuntutan perusahaan yang cukup banyak,
dan qualitative overload
dikarenakan adanya perasaan
bahwa tugas dan tanggung jawab yang dimiliki terlalu
banyak. Cara yang ditempuh oleh karyawan Radio Sonora Surabaya untuk mengatasi
kebosanan kerja tersebut adalah refreshing atau mengambil jatah cuti tahunan.
Kata kunci: kebosanan kerja,
quantitative overload, qualitative overload
Penulis: Gredha S. Rea, Cholichul
Hadi
Kode Jurnal: jppiodd130014