Latest Post

PERJUANGAN POLRI DI TLOGOWARU-MALANG 1945-1947

Abstrak: Tujuan  penelitian  ini  adalah  mendeskripsikan  peristiwa yang  melatarbelakangi  berdirinya  Monumen  Perjuangan Polri Tlogowaru.  Metode  yang  dipakai  dalam  penelitian  ini  adalah metode  sejarah.  Ada  lima  tahap  yaitu  pemilihan  topik,  heuristik, kritik  sumber,  interpretasi  dan  historiografi  menghasilkan Pengendalian  Mobile  Brigade  Besar  sebagai  angkatan  bersenjata bentukan  kepolisian  ditunjukkan  melalui  perjuangan  mereka mempertahankan  dan  merebut  kembali  Kota  Malang  dari  Sekutu. Lain  halnya dengan kepolisian  masa  sekarang  yang bertindak atau berperilaku  tidak  semestinya  diluar  tugas  utama  polisi  sebagai pelindung  dan  pengayom  masyarakat.  Atas  dasar  permasalahan tersebut  menjadi  latar  belakang  penelitian  ini  yang  mengingatkan kembali  masa-masa  perjuangan  Kepolisian  Republik  Indonesia khususnya di Kota Malang.
Kata Kunci: Kota Malang, Perjuangan Polri
Penulis: Afifah Sholihana
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120051
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

PERKEMBANGAN MOTIF BATIK TULIS JETIS SIDOARJO (2008-2011)

Abstrak: Motif batik merupakan hasil dari cipta, rasa dan karsa  manusia yang mengekspresikannya melalui kegiatan membatik. Sehingga motif batik dimasukkan ke dalam unsur kesenian. Setiap motif yang dibuat pada kain batik memiliki nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Keunikan dari motif batik Jetis yaitu motifnya yang selalu menunjukkan hasil kekayaan alam dan warnanya yang mencolok. Adapun alasan pemilihan judul ini, karena Sidoarjo memiliki potensi batik yang patut diperhitungkan yang selalu memodifikasi dan berinovasi sesuai perkembangan zaman.  
Kata Kunci: Perkembangan, Motif, Batik Tulis, Jetis Sidoarjo
Penulis: Desty Qamariah
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120050
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

HUBUNGAN KECERDASAN INTELEKTUAL SISWA, MINAT BACA SISWA, DAN KINERJA GURU SEJARAH DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN SEJARAH SMA NEGERI 1 BATU

ABSTRAK:  Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana hubungan kecerdasan intelektual siswa dengan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Batu?, 2) Bagaimana hubungan minat baca siswa dengan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Batu?, 3) Bagaimana hubungan kinerja guru sejarah dengan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Batu?, dan 4) Bagaimana hubungan kecerdasan intelektual siswa, minat baca siswa, dan kinerja guru sejarah secara simultan dengan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Batu? Dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial sumbangan hubungan kecerdasan intelektual siswa dengan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran sejarah sebesar 10,6%, sumbangan hubungan minat baca siswa dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah sebesar 29,2%, sumbangan hubungan kinerja guru sejarah dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah sebesar 14,8%, dan secara simultan kecerdasan intelektual siswa, minat baca siswa, dan kinerja guru sejarah berhubungan dengan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran sejarah semester gasal SMA Negeri 1 Batu tahun ajaran 2012/2013 sebesar 46,7%. Sedangkan sisanya 53,3% hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran sejarah SMA Negeri 1 Batu berhubungan oleh faktor-faktor lain diluar ketiga variabel tersebut.
Kata Kunci: Kecerdasan Intelektual, Minat Baca, Kinerja Guru Sejarah, dan Hasil Belajar
Penulis: Wahyu Kurnianto
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120049
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PELAJARAN IPS SEJARAH DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA SISWA MTs NAHDLATUL ULAMA MALANG

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis  masalah,  dan  mengetahui  kemampuan  berpikir  kritis  pada  siswa  kelas  VII  A setelah diterapkan model pembelajaran berbasis masalah.  Pengumpulan data dilakukan dengan  menggunakan  teknik  wawancara,  observasi.  Metode  analisis  data  pada penelitian  ini  adalah  metode  analisis  deskriptif  dengan  membandingkan  keberhasilan berpikir kritis siswa sebelum tindakan dengan keberhasilan berpikir kritis siswa setelah tindakan.  Hasil  penelitian  setelah  penerapan  model  Problem  Based  Learning  (PBL), ternyata  model  pembelajaran  berbasis  masalah  dapat  meningkatkan  hasil  kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini terbukti dengan nilai kemampuan berpikir kritis siswa pada tiap  siklus  mengalami  peningkatan.  Berdasarkan  data  hasil  kemampuan  berpikir  kritis pada  siklus  I  dan  siklus  II  diketahui  nilai  prosentase  pada  siklus  I  pertemuan  I kemampuan  berpikir  kritis  cukup  baik  2,33%  (1  siswa)  dan  kurang  baik  97,67  (42 siswa),  pada  siklus  I  pertemuan  II  kemampuan  berpikir  kritis  cukup  baik  58,14%  (25 siswa), dan kurang baik 41,86% (18 siswa) dan pada siklus II nilai kemampuan berpikir kritis siswa baik sekali 4,65% (2 siswa), baik 79,06% (34 siswa), dan cukup 16,21% (7 siswa).  Berdasarkan  hasil  analisis  data  tersebut  menunjukkan  bahwa  model  Problem Based  Learning  (PBL)  dapat  meningkatkan  kemampuan  berpikir  kritis  siswa  dalam mengikuti pelajaran IPS.
Kata kunci: berpikir kritis, IPS sejarah, pembelajaran berbasis masalah
Penulis: Indriana Fristanti
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120048
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

PENGGUNAAN BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK IPS SEBAGAI BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMP NEGERI 4 MALANG

Abstrak: Permasalahan  yang  dikaji  dalam  penelitian  ini  yaitu:  Persepsi  guru sejarah SMP Negeri 4 Malang terhadap BSE IPS yang digunakan di SMP  Negeri  4  Malang  unsur  yang  dikaji  khususnya  tentang  materi, grafika atau layout dan bahsa yang digunakan; Penggunaan BSE IPS cetak  karangan  Nanang  Herjunanto  dan  Muh  Nurdin  dalam Pembelajaran  Sejarah  di  SMP  Negeri  4  Malang.  Penelitian  ini menggunakan  pendekatan  kualitatif,  dan  jenis  penelitiannya  adalah deskriptif. Subjek penelitiannya adalah Guru Sejarah SMPN 4 Malang. Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  wawancara, observasi,  dan  dokumentasi.  Analisis  data  dilakukan  dengan  tahapan berikut: pengumpulan data; reduksi data dan penyajian data,  penarikan kesimpulan.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa;  persepsi  guru terhadap  BSE  IPS  yang  digunakan  di  SMP  Negeri  4  Malang khususnya  tentang  tiga  aspek  materi,  layout  dan  bahasa  yang digunakan  dalam  BSE  IPS  adalah  kurang  bagus,  materi  yang  ada kurang  detail  penjelasannya  namun  susunannya  tetap  sesuai  dengan SK dan KD, layoutnya kurang menarik, bahasa yang digunakan agak sulit dipahami;  BSE  IPS yang  digunakan  di  SMP Negeri  4  Malang adalah BSE cetak karangan Nanang Herjunanto untuk kelas VIII dan IX  serta  karangan  Muh  Nurdin  untuk  kelas  VII,  BSE  IPS  juga digunakan  oleh  guru  sebagai  bahan  acuan  untuk  memberikan  tugas siswa, metode yang digunakan oleh guru saat mengajar menggunakan BSE IPS yang dominan adalah metode ceramah.
 Kata kunci: BSE, Bahan Ajar, Pembelajaran Sejarah
Penulis: Titik Sundari
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120047
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PERTEMPURAN DI SURABAYA UNTUK SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 KALITIDU-BOJONEGORO

ABSTRAK: Tujuan  pengembangan  ini  untuk  memproduksi  media video  pembelajaran  yang  memenuhi  kriteria  sebagai  media pembelajaran yang  diterapkan pada mata pelajaran  IPS Sejarah materi pertempuran di Surabaya untuk siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kalitidu. Pengembangan  media  video  menggunakan  model  prosedural  yang merupakan  model  yang  bersifat  deskriptif.  Jenis  data  yang  digunakan dalam  pengembangan  media  video pembelajaran  ini  yaitu  data kuantitatif  dan  kualitatif.  Hasil  pengembangan  adalah  terciptanya sebuah produk berupa media video pembelajaran berdurasi  ± 30 menit dan  berisi  tentang  materi  Pertempuran  di  Surabaya.  Media  video pembelajaran  telah  diuji  cobakan  kepada  ahli  media,  ahli  materi,  uji coba  kelompok  kecil  dan  uji  coba  lapangan  dengan  hasil  yang menyatakan  media  telah  valid  dan  layak  digunakan  dalam pembelajaran. Selain itu, media  juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Kata  Kunci: Media  Video  Pembelajaran,  Pertempuran  di  Surabaya, Hasil Belajar
Penulis: Tenny Widya
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120046
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

PENGEMBANGAN MEDIA SLIDE PEMBELAJARAN SEJARAH DAN QUIZ TEAM PADA MATERI PERGERAKAN KEBANGSAAN INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 21 MALANG

Abstrak: A  professional  teacher  should  have  various  skills  in  utilizing technology to improve teaching and learning quality. In accordance with  the  result  of  observation  in  SMPN  21  Malang,  there  were sufficient  facilities  provided  to  support  the  teaching  and  learning history by using PowerPoint. However, the motivation was low and most  of  them  still  had  scores  which  were  below  the  Minimum Learning  Mastery.  The  research  problems  discussed  in  this  study were:  1)  how  was  the  mechanism  of  developing?;  2)  how  was  the implementation  of  developing?;  3)  how  was  the  motivation  and learning  result  of  the  eighth  graders  in  SMPN  21  Malang  after utilizing  Slide  instructional  media  for  history  and  Quiz  Team  by using  PowerPoint  2010  program  in  the  Indonesian  National Movement  material?.  The  present  study  employed  a  research  and development  method  adapted  from  Sadiman  and  Sukmadinata.  It consisted  of  preliminary  study,  requirement  analysis,  objective formulation,  material  construction,  evaluation  formulation,  media designation,  production,  user  guide,  product  validation,  and  trials. The  result  was  88.93%  (valid)  in  accordance  with  the  evaluation from  the  expert  of  the  lesson,  the  validity  of  these  media  was 77.81% (fair). In addition, the percentage of validity of these media based  on  the  result  of  the  trials  in  small  groups  and  in  field respectively were 93.79% (valid) and 91.636% (valid). Meanwhile, the  improvement  of  the  students  motivation  was  26.412%. Moreover,  these  instructional  media  could  improve  the students’ learning result.
Keywords: instructional media, Quiz Team, PowerPoint, motivation, learning  result
Penulis: Silviany Ayu Siti Fatimah 
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120045
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

KEBIJAKAN ASIMILASI PADA PERKEMBANGAN KOMUNITAS KETURUNAN ARAB DI SUMENEP (1967-1998)

Abstrak: Pada masa Orde Baru, pemerintah mengeluarkan kebijakan dengan membagi masyarakat Indonesia menjadi dua yaitu, pribumi dan non pribumi. Istilah non pribumi merujuk pada warga Negara Indonesia keturunan asing termasuk di dalamnya adalah keturunan Arab. Tahun 1967, berdasarkan Keppres  No 240 tentang Kebijaksanaan Pokok yang Menyangkut Warga Negara Indonesia Keturunan Asing (termasuk keturunan Arab) dihimbau untuk mengikuti pembinaan asimilasi agar terhindar dari kehidupan rasial. Metode yang dipakai dalam penelitian ini meliputi heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi sumber (autensitas dan kredibilitas), interpretasi (analisis dan sintesis) dan historiografi. Sumber-sumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah arsip kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan surat kabar serta sumber lisan. Beberapa upaya dilakukan oleh komunitas keturunan Arab di Sumenep untuk bisa menyesuaikan diri dengan kebijakan tersebut.
Kata Kunci: Kebijakan Asimilasi, Komunitas, Keturunan Arab, Sumenep
Penulis: Ericca Nurdiana
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120044
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

SEJARAH PERKEMBANGAN PABRIK GULA GENDING, KABUPATEN PROBOLINGGO, JAWA TIMUR (1830-2010)

ABSTRAK: Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  (1)  Untuk mengetahui tentang  latar belakang berdirinya pabrik gula Gending; (2)  Untuk  mengetahui  tentang  perkembangan  industri  pabrik  gula Gending  tahun  1830-2010  dalam  aspek  area,  modal,  sarana prasarana,  tenaga  kerja,  serta  manejemen.  Data  dikumpulkan dengan  metode    penelitian  sejarah  yang  meliputi  lima  tahap  yaitu (1) Pemilihan topik; (2)  Heuristik ; (3) Verifikasi; (4)  Interpretasi; (5) Historiografi. Hasil penelitian adalah: (1) Probolinggo memiliki letak  astronomis  dan  ketinggian  tanah  yang  berpotensi  pada perkembangan  perkebunan  dan  pertanian.  Selain  kondisi  geografis infratruktur  yang  baik  juga  menjadi  pertimbangan  pendirian  PG Gending;  (2)  Perkembangan  PG  Gending  tahun  1830-1942  tidak ditemukan  data  yang  mencukupi.  Pada  masa  pendudukan  Jepang PG Gending berhenti beroperasi dikarenakan imbas dari kebijakan Jepang.  Perkembangan  PG  Gending  tahun  1955-2010 menunjukkan perkembangan yang siknifikan dalam hal pembaruan mesin dan kapasitas giling, namun dalam hal areal penanaman tebu justru cenderung menurun dari tahun ke tahun.  
Kata kunci: sejarah, perkembangan, pabrik gula, Gending
Penulis: Achmad Taufik
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120043
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 

PERANAN YAYASAN PONDOK PESANTREN MIFTAHUL MIDAD DESA SUMBEREJO KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN LUMAJANG 1988-2012

Abstrak: Peranan Pondok Pesantren Miftahul Midad dalam perkembangannya sangat besar untuk perkembangan pendidikan Islam di Lumajang, akan tetapi penelitian ini hanya difokuskan pada rumusan masalah berikut, (1) Bagaimana sejarah Pondok Pesantren Miftahul Midad, (2) Bagaimana peranan Pondok Pesantren Miftahul Midad terhadap masyarakat Desa Sumberejo Sukodono Lumajang. Hasil penelitian adalah pembahasan menunjukkan bahwa (1) Pondok Pesantren Mifathul Midad didirikan oleh Kyai Haji Anas Abdul Halim pada tahun 1988 dan baru berbadan hukum pada tahun 1995, saat ini Pondok Pesantren Mifahul Midad diasuh oleh putranya yang bernama Kyai As’adul Umam. (2)Pondok Pesantren Miftahul Midad berperan dalam bidang religi, pendidikan, ekonomi, dan politik. Pesantren yang merupakan akar pendidikan Islam di Indonesia, didirikan karena adanya tuntutan dan kebutuhan jaman. Pesantren sendiri menurut pengertian dasarnya adalah tempat belajar para santri. Pada umumnya berdirinya suatu pesantren diawali dari pengakuan masyarakat akan keunggulan dan ketinggian ilmu seorang guru atau kiai. Karena keinginan menuntut dan memperoleh ilmu dari guru tersebut, maka masyarakat sekitar, bahkan dari luar daerah datang kepadanya untuk belajar. Mereka lalu membangun tempat tinggal yang sederhana di sekitar tempat tinggal guru tersebut. Semakin tinggi ilmu seorang guru, semakin banyak pula orang dari luar daerah yang datang  untuk menuntut ilmu kepadanya dan berarti semakin besar pula pondok dan pesantrennya. 
Kata kunci: Peranan, Pondok Pesantren Miftahul Midad, Kabupaten Lumajang
Penulis: Taufik Ardiansyah
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120042
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<< ... 
 
Owner : E JURNAL | email: ardi@e-jurnal.com
Informasi terlengkap dan up to date dalam E JURNAL mempersembahkan untuk khalayak ramai