JURNAL TERBARU

MODEL MATEMATIKA OPTIMASI UNTUK PERBAIKAN PROSES PENGGORENGAN VAKUM TERHADAP TEKSTUR KERIPIK BUAH

ABSTRAK: Keras dan renyah adalah karakteristik spesifik dari produk goreng yang disukai konsumen. Untuk mempunyai tekstur yang renyah produk menjadi sesuai dengan keinginan konsumen, ini membutuhkan penelitian perubahan karakteristik dari material dasar dan kondisi penggorengan. Dalam proses penggorengan, perubahan karakteristik dari kekerasan dan kerenyahan makanan terjadi. Perubahan ini diperkirakan karena vaporasi kadar air dan penurunan kandungan pati dalam makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model matematis dari perubahan kekerasan dan kerenyahan menjadi fungsi dari air dan peunrunan kandungan isi. Sampel dari penelitian ini adalah buah nangka goreng pada temperatur 70–100° C,selama 15–60 menit, dan tekanan 80–90 kPa. Parameter yang dilihat adalah kekerasan dan kerenyahan, kandungan air dan pati sebelum dan sesudah penggorengan. Hasilnya menunjukkan bahwa kekerasan dan kerenyahan berubah sesuai fungsi vaporasi air dan penurunan kandungan pati dapat digunakan untuk memperkirakan kekerasan dan kerenyahan produk selama penggorengan.
Kata kunci: tekstur kekerasan dan kerenyahan, kandungan air, kandungan pati, buah nangka

OPTIMALISASI JENIS OLAHAN KERING DAN CARA PENGOLAHAN AKHIR KETELA

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek dari bentuk produk makanan kering serta proses terakhir dari ubi jalar dan interaksinya pada kandungan gizi, ketahanan produk, dan peningkatan kadar glukosa darah dari tikus putih setelah mengkonsumsi produk. Metode pada penelitian ini berdasarkan rancangan acak sempurna dengan 2 faktor eksperimen. Faktor pertama adalah bentuk dari produk makanan kering dengan 4 jenis, yaitu : krispi, chips, cracker dan snack. Faktor kedua adalah proses terakhir dengan 2 jenis metode yang dieksperimenkan dengan membagi ke dalam 8 blok kombinasi perlakuan pada eksperimen. Bentuk krispi dari produk ubi jalar dan proses terakhir dengan oven pembakaran adalah produk terbaik yang dapat meningkatkan kadar gula darah tikus menjadi 8 mg/L dan pati sekitar 39.29%. Produk ini juga menghasilkan kandungan gizi terbaik meliputi protein, lipid, gula total, dan pati sekitar 3.42%, 1.79%, 7.98%, dan 50.92%.
Kata kunci: produk makanan kering, proses akhir, ubi jalar

ANALISA PERILAKU KONSUMEN DAN NILAI KOMIK JEPANG

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menjelaskan motivasi dan macam-macam nilai dari Komik Jepang. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subyek pada penelitian adalah 35 siswa Sekolah Menengah Pertama di Malang, dimana digunakan teknik sampling insidental. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Metode analisa data adalah deskriptif kuantitatif. Hasil pertama dari penelitian ini adalah faktor motivasinya adalah kebutuhan sosial, kebutuhan egoistik, aktualisasi diri dan kebutuhan rasa aman. Kedua, nilai dari komik jepang adalah gambar dan bahasa yang digunakan dalam komik jepang mudah dimengerti, topiknya bervariasi dan kebanyakan sama dengan budaya Indonesia dan kadang ceritanya lebih realistik dan harganya lebih murah dibanding komik Amerika.
Kata kunci: perilaku konsumen, nilai, komik jepang

MODEL PENGENDALIAN KATODIK DALAM ELEKTRODE DISK PEMUTAR SISTEM KOROSI

ABSTRAK: Efek dari aliran fluida memerlukan pengendalian katodik dengan karakteristik menggunakan model rotating disk electrode (RDE) telah diteliti di peraturan elektrokimia. Penelitian ini diselesaikan untuk logam AISI 1018 sebagai pemutar elektrode berbentuk silinder di dalam pembagian udaraNaCl 3.5% menggunakan variasi rata-rata putaran 0–2000 rpm dan temperatur 25–27° C. Kepadatan pengendali katodik ditentukan dari logam permukaan potensial -800mV dengan anoda Ag/AgCl. Eksperimen menunjukkan bahwa peningkatan laju elektrode, kepadatan pengendali katodik saat ini membutuhkan peningkatan karena difusi lapisan faksi tara dan juga karena potensial korosi menjadi lebih positif. Temperatur yang lebih tinggi akan meningkatkan pengendali kepadatan katodik dan membuat potensial korosi menjadi negative. Energi aktivasi oksigen akan bergabung ke dalam permukaan electrode untuk membantu corrodibility AISI 1018 bergantung peningkatan temperatur, karena reaksi katodik dikontrol dari perubahan massa oksigen.
Kata kunci: model pengendalian katodik, elektronik disk rotating, korosi

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DALAM INDUSTRI MEDIA

ABSTRAK: Globalisasi yang terjadi saat ini, berdampak pada semua aspek kehidupan manusia, termasuk bagaimana manusia memperoleh dan menyampaikan informasi. Ketika dunia menjadi kosmopolitan, sehingga tercipta keseragaman budaya yang membuat komunikasi manusia saling mempengaruhi meskipun tempat itu sangat jauh. Salah satu tuntutan globalisasi adalah informasi dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Dengan demikian, industri media yang ada harus dapat memenuhi permintaan itu. Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh industri media adalah membuat penyesuaian untuk kemajuan teknologi yang ada. Globalisasi informasi yang dimainkan oleh industri media telah menempatkan negara-negara berkembang sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia yang mengharuskan dibentuknya peraturan dan penggunaan teknologi informasi di setiap negara dalam menanggapi perkembangan baik dalam tingkat regional dan internasional. Kegiatan penggunaan teknologi informasi harus dikembangkan tanpa mengorbankan hak-hak penonton dengan cara yang adil, sehingga pelanggaran yang berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi dapat dihindari melalui penerapan prinsip-prinsip dan aturan seragam di setiap negara.
Kata kunci: perkembangan, teknologi, industri media

OPTIMALISASI PROSES BIOREMEDIASI SECARA IN SITU PADA LAHAN TERCEMAR PESTISIDA KELOMPOK MANKOZEB

ABSTRAK: Kompos sebagai pupuk organik dapat meningkatkan karakteristik fisik, kimia, dan biologi dari tanah dengan cara dapat menyediakan mineral tanah untuk tanaman. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan proses bioremediasi untuk mendegradasi residu pestisida di Bedugul Agro-Tourism sehingga sistem pertanian organik akan terjaga. Berdasar pada C/N, dan pH, dapat menghasilkan solusi yang lebih baik untuk bioremediasi masalah residu pestisida dilakukan dengan mencampurkan kompos dalam pemeliharaan koltikultura. Penyimpangan pH dalam proses bioremediasi sebesar 0.22, dan pH proses bioremediasi in-situ antara 6.9 dan 7.12 atau pH netral. Pada kondisi ini mikroorganisme akan efektif mengurangi residu pestisida. Proses bioremediasi pada residu pestisida Ditane M-45 pada pemeliharaan holtikultura dibagi menjadi 1.2 g/l/20 m2, 2.4 g/l/20 m2, dan 3.6 g/l/20 m2 disebar di area secara sempurna, di mana terlihat dari parameter-parameter akan perkembangan populasi mikroorganisme dan jumlah dari residu pestisida. Residu pestisida untuk setiap dosis adalah 0.25–1.7% pada 35 hari atau nilai ini di bawah 0.003 ppm.
Kata kunci: residu pestisida, kompos campuran, proses bioremediasi

OPTIMALISASI KOMPOSISI KANDUNGAN MN PADA FILLER UNTUK MENDAPATKAN KETANGGUHAN DAN KEKERASAN

ABSTRAK: Submerged Arc Welding (SAW) adalah proses pengelasan yang digunakan dalam fabrikasi pipa, seperti pipa pengelasan spiral. Teknik ini dapat otomatis digunakan dan mempunyai ketahanan tinggi di banyak aplikasi pengelasan. Beberapa faktor mempengaruhi kekuatan dari logam pengelasan sebagai input panas, arus, dan komposisi kimia dari filler, fluks, dan logam dasar. Penelitian lebih lanjut ditujukan untuk meneliti hubungan mikrostruktur-kekerasan dari submerged busur spiral pipa pengelasan. Material yang digunakan pada penelitian ini adalah API 5L X-52 dan API 5LX-60 untuk pipa pengelasan spiral. Pengelasan dilakukan menggunakan tegangan 35 volt, kecepatan pengelasan 13,67 mm/s dimana komposisi Mn pada fluks bervariasi, 1.7; 1.4; 1.4 dengan Mo pada 1.09. Mikrostruktur dan kekerasan dikonduksikan dalam logam dasar, logam pengelasan dan heat affected zone (HAZ). Hasilnya menunjukkan bahwa, peningkatan komposisi Mn dapat meningkatkan struktur besi dalam logam pengelasan. Tingkat kekerasan dan kekuatan meningkat berkorelasi dengan peningkatan jumlah Mn, tetapi untuk komposisi Mn 1.7, tingkat besi menurun, konsekuensinya adalah tingkat kekerasan menurun.
Kata kunci: SAW, pipa spiral, mikrostruktur, kekerasan

KESETIMBANGAN ENERGI TERMAL DAN EFISIENSI TRANSIENT PENGERING ALIRAN ALAMI MEMANFAATKAN KOMBINASI DUA ENERGI

ABSTRAK: Energi yang digunakan dalam pengering biasanya hanya menggunakan satu jenis energi. Dalam kasus ini, penelitian ini dilakukan di sistem pengeringan aliran alam dengan menggunakan cerobong. Kombinasi penggunaan energi dari energi solar dan biomas dapat digunakan berkelanjutan atau bergantian tergantung kebutuhan dan lingkungan. Ini diuji lagi menggunakan prototipe pengering dengan menampilkan ukuran temperatur udara masuk dan keluar dalam permukaan biomas, temperatur udara masuk dan keluar di pengumpul solar, temperatur udara masuk dan keluar di ruangan pengering, kadar air di material kering, temperatur di material kering, temperatur permukaan di sisi dalam dan sisi luar dari dinding ruang pengering, dan intensitas radiasi solar. Data yang dikumpulkan berada di antara 30 menit dan melakukan pengumpulan sejumlah data. Selanjutnya tampilan grafis dari keseimbangan energi panas dan efisiensi sistem dibangkan dengan waktu. Hasilnya menunjukkan bahwa: waktu pengeringan sebesar 7,5 jam. Keseimbangan energi panas dibandingkan dengan waktu menghasilkan bahwa peningkatan kehilangan energi mendorong penggunaan sistem pengurang energi.
Kata kunci: penggunaan energi kombinasi, kondisi aliran alam, keseimbangan energi panas, efisiensi sistem pengering

PERANCANGAN SASARAN MUTU LEMBAGA SERTIFIKASI PERSONEL DENGAN BALANCE SCORECARD

ABSTRAK: ISO/IEC 17024 menyusun Bodies Operating Certification of Person untuk mengadopsi dokumen sistem manajemen mutu berdasarkan ISO 9001: 2008. Bodies Operating Certification of Person yang mengiplementasikan ISO 9001 sistem dokumentasi harus memiliki tujuan mutu. Tujuan mutu diharapkan akan menjadi prioritas dalam indikator kemampuan institusi. Selanjutnya, ketikan tujuan mutu dicapai, kemampuan institusi akan menjadi bagus juga. Masalahnya tujuan mutu dalam ISO 9001 dijelaskan secara umum. Kondisi ini mendorong Bodies Operating Certification of Person untuk mengidentifikasi prioritas ruang lingkup tujuan mutu. Balance Score Card, metode strategis pengukuran performansi manajemen yang terdiri dari 4 perpektif (keuangan, konsumen, proses internal, pembelajaran dan pertumbuhan) yang terbukti efektif sebagai solusi untuk masalah tersebut. Penelitian ini untuk mengimplementasikan ruang lingkup manajemen performansi Balance Score Card dalam tujuan mutu Bodies Operating Certification of Person. Penelitian ini penting melihat tidak ada penelitian sebelumnya yang mengimplementasikan Balance Score Card dalam Bodies Operating Certification of Person. Hasil dari penelitian ini menunjukan Balance Score Card berdasarkan rancangan tujuan mutu dengan total 12 tujuan mutu yang terdiri dari 1 tujuan mutu perspektif keuangan, 5 tujuan mutu perspektif konsumen, 3 tujuan mutu perspektif proses internal, dan 3 tujuan mutu perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.
Kata kunci: ISO 9001, tujuan mutu, balance score card, standar operasi sertifikasi perorangan

MODIFIKASI MODEL BAURAN PEMASARAN PLUS TERHADAP VARIABEL PEMBENTUK YANG POSITIF DAN SIGNIFIKAN

ABSTRAK: PT. X Surabaya adalah outlet toko buku yang bisnis utamanya adalah penjualan buku, untuk itu perusahaan perlu untuk melakukan peningkatan dan pengembangan untuk melihat kompetisi, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan menjadikan konsumen loyal. Model variable yang diusulkan dalam bauran pemasaran plus disusun oleh variabel (produk, harga, kemudahan mendapatkan produk, distribusi, promosi, lokasi, perbedaan produk yang dijual dan servis),kebijakan korporasi, kebiasaan konsumen, keputusan pembelian, akan meningkatkan dampak ke dalam kesetiaan konsumen kepada PT. X. Hasilnya menunjukkan modifikasi model bauran pemasaran plus memiliki dampak langsung, dampak positif dan signifikan ke variabel Produk sebesar 0.482, model bauran pemasaran plus memiliki dampak langsung, dampak positif dan signifikan ke variabel Harga sebesar 0.343, model bauran pemasaran plus memiliki dampak langsung, dampak positif dan signifikan ke variabel distribusi sebesar 0.48, model bauran pemasaran plus memiliki dampak langsung, dampak positif dan signifikan ke variabel Promosi sebesar 0.641, model bauran pemasaran plus memiliki dampak langsung, dampak positif dan signifikan ke variabel Lokasi sebesar 0.443.
Kata kunci: SEM, bauran pemasaran plus, kebijakan perusahaan, perilaku, kepuasan dan kesetiaan konsumen
 
Support : E-JURNAL | PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © September 2013. JURNAL - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai
Proudly powered by Blogger