Latest Post

STUDI TENTANG KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSKESMAS KECAMATAN KEMBANG JANGGUT KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Abstrak: Jenis penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun fokus penelitian ini adalah: 1. Kualitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Kecamatan Kembang Janggut, yang menjadi tolak ukur kualitas pelayanan dilihat dari dimensi sebagai berikut: a. Keandalan  (reliability), b. Daya Tanggap (responsiveness), c. Jaminan (assurance), d. empati (empathy), e. Berwujud (tangibles). b.faktor pendukung dan penghambat kualitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Kecamatan Kembang Janggut. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Data primer di peroleh melalui key informan yaitu Kepala Puskesmas Kecamatan Kembang Janggut, dan informan yang terdiri dari 4 dari tenaga kesehatan medis dan non medis dan 19  orang masyarakat/pasien yang sedang berobat di puskesmas dan yang pernah menggunakan pelayanan di Puskesmas Kecamatan Kembang Janggut. Sedangkan data sekunder di peroleh dari dokumen-dokumen di Puskesmas Kecamatan Kembang Janggut. Selanjutnya, dianalisis dengan menggunakan Analisis Data Kualitatif Model Interaktif dari Miles and Hubberman.
Berdasarkan hasil penelitian, bahwa kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukan Puskesmas Kecamatan Kembang Janggut sudah berusaha melakukan secara maksimal. Tetapi dari kelima indikator pengukur  kualitas pelayanan publik Hanya ada beberapa saja yang terlaksana dengan maksimal, faktor pendukung kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas kecamatan kembang janggut adalah dengan adanya program kesehatan gratis serta adanya gedung puskesmas sebagai objek tempat pelayanan kesehatan. Tetapi dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan juga terdapat beberapa faktor penghambat yang menyebabkan pelayanan kurang maksimal, diantaranya kondisi bangunan sebagai objek terlaksananya pelayanan kurang memadai khususnya bangunan rawat inap yang kondisinya rusak.
Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Kesehatan
Penulis: Danil
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd150794

PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II SAMARINDA

Abstrak: Penelitian ini membahas tentang pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai pada Balai Pemasyarakatan Kelas II Samarinda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskribsikan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan maupun kinerja pegawai Balai Pemasyarakatan Kelas II Samarinda. Serta untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai Balai Pemasyarakatan Kelas II Samarinda.
Jenis penelitian yang digunakan adalah mix metode yaitu menggabungkan kedua metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Adapun indikator-indikator dalam penelitian ini adalah: 1. Pendidikan dan pelatihan yang terbagi menjadi diklat prajabatan, diklat kepemipinan, dalam jabatan maupun teknis. 2.Kinerja pegawai yang terdiri dari kualitas, kuantitas dan ketepatan waktu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuisioner. Data primer diperoleh melaluijawaban seluruh responden dalam penelitian ini adalah 29 pegawai Balai Pemasyarakatan Kelas II Samarinda. Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen di Balai Pemasyarakatan Kelas II Samarinda. Selanjutnya, dianalisis dengan menggunakan Analisis Data Statistik Parametris melalui Korelasi Product Moment dan Regresi Sederhana.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis diketahui bahwa kedua variabel yaitu pendidikan dan pelatihan(x) dan kinerja pegawai (y) diketahui tidak terdapat  pengaruh berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan taraf signifikansi 5% (kepercayaan 95%) diperoleh harga t hitung 1,23 lebih kecil dari t tabel, sehingga Ho diterima dan Ha ditolak.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, bahwa tidak terdapat pengaruh antara pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja sehingga hendaknya perlu analisis yang tepat guna penyelngaraan pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada pegawai, selain itu, pegawai harus lebih meningkatkan disiplin pegawai yang merupakan salah satu tolak ukur penilaian kualitas kinerja pegawai Balai Pemasyarakatan Kelas II Samarinda.
Kata Kunci:  Pendidikan dan Pelatihan, Kinerja Pegawai, Product Moment dan Regresi Sederhana

PELAYANAN PENGURUSAN HAK TABUNGAN HARI TUA DAN PENSIUN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI PT. TASPEN (PERSERO) CABANG SAMARINDA

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pelayanan Pengurusan Hak Tabungan Hari Tua dan Pensiun oleh PT. Taspen (Persero) Cabang Samarinda, serta mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam Pelayanan Pengurusan Hak Tabungan Hari Tua dan Pensiun di PT. Taspen (Persero) Cabang Samarinda berdasarkan indikator Kualitas Pelayanan Publik yang terbagi menjadi lima indikator, yaitu Ketersediaan Sarana Fisik Perkantoran (Tangibles), Keandalan Dalam Pelayanan (Reliability), Daya Tanggap Dalam Melayani (Responsiveness), Jaminan dan Kepastian (Assurance), dan Perhatian Terhadap Konsumen (Emphaty).
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan Pelayanan Pengurusan Hak Tabungan Hari Tua dan Pensiun Bagi Pegawai Negeri Sipil di PT. Taspen (Persero) Cabang Samarinda.  Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pt. Taspen (Persero) Cabang Samarinda. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan penelitian kepustakaan, penelitian kelapangan yaitu dengan pengumpulan data melalui kegiatan observasi, penelitian, wawancara dokumentasi. Narasumber terdiri dari Kepala Seksi Umum dan SDM PT. Taspen (Persero) Cabang Samarinda, StaffUmum dan SDM, Staff Layanan dan Manfaat PT. Taspen (Persero) Cabang Samarinda, dan Peserta Taspen Samarinda. Dari data yang didapatkan, dianalisis dengan menggunakanan analisis data model alir Miles dan Huberman.        
Dari hasil penelitian didapat bahwa dalam Pelayanan Pengurusan Hak Tabungan Hari Tua dan Pensiun di PT. Taspen (Persero) Cabang Samarinda sudah mengalami perubahan ke arah yang semakin baik meskipun masih terdapat beberapa permasalahan seperti, kurangnya jumlah pegawai/petugas, sulitnya memberikan pelayanan ke wilayah-wilayah yang ada di Kalimantan Timur, serta kurangnya pengetahuan peserta mengenai hal-hal yang terkait pengurusan hak THT dan Pensiun.
Kata kunci: Pelayanan Publik,Tabungan Hari Tua dan Pensiun, Pegawai Negeri Sipil

KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI KANTOR BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA SAMARINDA

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menggambarkan kinerja pegawai negeri sipil di kantor Badan Kepegawaian Daerah Kota Samarinda serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam kinerja pegawai negeri sipil di kantor Badan Kepegawaian Daerah Kota Samarinda.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif besifat deskriptif dengan fokus penelitian meliputi Kualitas kerja, Ketepatan, Inisiatif, Kemampuan, Komunikasi serta Faktor Pendukung dan Penghambat dalam kinerja pegawai negeri sipil di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kota Samarinda. Sumber data menggunakan teknik Purposive Sampling dan Accidental Sampling.Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yang meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi atau arsip-arsip yang ada pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Samarinda.
Hasil penelitian tentang kinerja pegawai negeri sipil di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Samarinda sudah dilaksanakan dengan baik mulai dari Kualitas kerja pegawai sampai dengan komunikasi pegawai, selain itu faktor yang mendukung dalam pelaksanaan kinerja itu seperti sarana dan prasarana yang sudah cukup memadai. Namun, masih adanya juga faktor yang menghambat di dalam pelaksanaan kinerja pegawai negeri sipil seperti masalah perlengkapan elektroniknya mati mendadak serta sistem online terganggu dan perlengkapan teknis sering mati lampu.
Kata Kunci: Kinerja Pegawai

PELAKSANAAN PROGRAM VOLOUNTARY COUNSELING TEST MOBILE DALAM RANGKA PENANGGULANGAN HIV/AIDS OLEH KOMISI PENANGGULANGAN AIDS KOTA BONTANG

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Volountary Counseling Test Mobile yang dilakukan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bontang dan mengetahui serta menganalisis faktor-faktor penghambat pelaksanaan program Volountary Counseling Test Mobile. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Fokus penelitian dalam skripsi ini mengenai tahapan-tahapan dalam program Volountary Counseling Test Mobile serta faktor penghambat dalam pelaksanaan program Volountary Counseling Test Mobile. Sumber data diperoleh dari data primer yaitu melakukan wawancara dengan key informan dan informan, dan data sekunder yang berasal dari arsip dan dokumen-dokumen KPA Kota Bontang. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis data interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwa pelaksanaan program VCT mobile oleh KPA Kota Bontang dapat dikatakan cukup baik.Hal ini dapat dilihat KPA yang tetap konsisten dalam menjalankan kegiatan VCT Mobile serta adanya jumlah peningkatan klien yang menunjukkan kegiatan ini berdampak positif untuk penanggulangan HIV/AIDS di Kota Bontang. Faktor penghambat pelaksanaan program VCT Mobile adalah fasilitas dan prasarana yang kurang menunjang pelaksanaan kegiatan VCT Mobile seperti ruangannya yang kurang memadai, safety box yang masih kurang, partisipasi yang kurang dari WTS, jumlah SDM yang masih kurang khususnya konselor dikarenakan konselor banyak yang berhalangan untuk mengikuti kegiatan VCT Mobile ini sehingga tidak berjalan maksimal, serta kurangnya dukungan pemerintah dari segi pendanaan.
Kata Kunci: Pelaksanaan, Program Volountary Counseling Tes Mobile, KPA Kota Bontang

PELAKSANAAN PROGRAM VOLOUNTARY COUNSELING TEST MOBILE DALAM RANGKA PENANGGULANGAN HIV/AIDS OLEH KOMISI PENANGGULANGAN AIDS KOTA BONTANG

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Volountary Counseling Test Mobile yang dilakukan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bontang dan mengetahui serta menganalisis faktor-faktor penghambat pelaksanaan program Volountary Counseling Test Mobile. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Fokus penelitian dalam skripsi ini mengenai tahapan-tahapan dalam program Volountary Counseling Test Mobile serta faktor penghambat dalam pelaksanaan program Volountary Counseling Test Mobile. Sumber data diperoleh dari data primer yaitu melakukan wawancara dengan key informan dan informan, dan data sekunder yang berasal dari arsip dan dokumen-dokumen KPA Kota Bontang. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis data interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwa pelaksanaan program VCT mobile oleh KPA Kota Bontang dapat dikatakan cukup baik.Hal ini dapat dilihat KPA yang tetap konsisten dalam menjalankan kegiatan VCT Mobile serta adanya jumlah peningkatan klien yang menunjukkan kegiatan ini berdampak positif untuk penanggulangan HIV/AIDS di Kota Bontang. Faktor penghambat pelaksanaan program VCT Mobile adalah fasilitas dan prasarana yang kurang menunjang pelaksanaan kegiatan VCT Mobile seperti ruangannya yang kurang memadai, safety box yang masih kurang, partisipasi yang kurang dari WTS, jumlah SDM yang masih kurang khususnya konselor dikarenakan konselor banyak yang berhalangan untuk mengikuti kegiatan VCT Mobile ini sehingga tidak berjalan maksimal, serta kurangnya dukungan pemerintah dari segi pendanaan.
Kata Kunci: Pelaksanaan, Program Volountary Counseling Tes Mobile, KPA Kota Bontang

PELAKSANAAN PENYALURAN BERAS UNTUK KELUARGA MISKIN PERIODE 2013 DI KELURAHAN BANDARA KECAMATAN SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Program Raskin di Kelurahan Bandara Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda pada tahun 2013 dan untuk mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pelaksanaan Program Raskin di Kelurahan Bandara Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda pada tahun 2013.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pelaksanaan program beras miskin (Raskin) untuk keluarga miskin di Kelurahan Bandara sudah sesuai aturan yang berlaku yaitu diantaranya rencana penyaluran Raskin, mekanisme penyaluran, penyaluran Raskin dari Titik Distribusi (TB) ke Titik Bagi (TB), Penyaluran Raskin dari Titik Bagi (TB) ke Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM), Harga Tebus Beras (HTR). Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat faktor penghambat yang menjadi kendala dalam pelaksanaan penyaluran beras miskin (Raskin), seperti : ketidak tepatan jatah yang diterima oleh penerima Raskin dan tidak adanya pendataan ulang untuk menentukan kelompok sasaran penerima Raskin, yang semestinya disalurkan atau dijual kepada keluarga-keluarga miskin ternyata jatuh pada kelompok masyarakat lain (keluarga sejahtera).
Kata kunci: Pelaksanaan, Beras Miskin

STUDI TENTANG KEPEMIMPINAN CAMAT DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI KECAMATAN SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepemimpinan Camat dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda dan untuk menganalisis faktor penghambat dan pendukung Camat kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda.
Jenis penelitian yang dilakukan termasuk deskriptif kualitatif. Key informannya yaitu Camat, Informannya yaitu Sekretaris Camat, Kepala Seksi Kepegawaian dan pegawai 1 orang Kecamatan Sungai Pinang serta informan lainnya yaitu masyarakat Kecamatan Sungai Pinang. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pegawai Kecamatan Sungai Pinang memiliki kualitas kinerja dalam menyelesaikan tugas. Kualitas pegawai sudah baik. Kualitas kinerja yang dilakukan dari ketelitian dan kerapian pegawai harus transparan, karena kualitas pegawai sangat baik dalam memberikan pelayanan publik. Kuantitas pegawai dapat dilihat dari camat yang telah meningkatkan kinerja pemerintah kota Samarinda yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan dalam upaya meningkatkan kapasitas pelayanan Kota Samarinda melalui upaya motivasi pegawai, penyelesaian pekerjaan para pegawai dari tiap bagian. Kuantitas kerja pegawai sudah berjalan dengan baik. Dalam menyelesaikan pekerjaan, pegawai kecamatan mengerjakan, pekerjaan yang merupakan prioritas terlebih dahulu, sehingga pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Kinerja Pegawai

IMPLEMETASI PROGRAM PEMBAGIAN BERAS MISKIN DI KELURAHAN AIR HITAM KECAMATAN SAMARINDA ULU KOTA SAMARINDA

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Program Pembagian Beras Miskin di Kelurahan Air Hitam Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda dan untuk mendefiniskan dan mengetahui hambatan Implementasi Program Pembagian Beras Miskin di Kelurahan Air Hitam Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda.
Fokus penelitian ini adalah 1). Implementasi Program Beras Miskin (Raskin) bagi keluarga miskin, yaitu : Penentuan Sasaran Raskin, Sosialisasi Program Raskin, Pemantauan Program Raskin, Evaluasi Program Raskin, Pengaduan Masyarakat terhadap masalah Raskin dalam pelaksanaan Raskin, dan 2). Faktor penghambat dalam Program dalam Pembagian Beras Miskin.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan penelitian kepustakaan (Library Research) dan penelitian lapangan (Field Work). Pemilihan informan ditunjuk oleh informan kunci. Dan analisis data yang diperoleh melalui data sekunder.
Dari analisis data yang dilakukan, diketahui bahwa penentuan sasaran Raskin di Kelurahan Air Hitam kurang tepat sasaran karena pendataan dilakukan langsung dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan tidak dilakukannya pendataan ulang setiap tahunnya. Sosialisasi dilakukan sebelum program dilaksanakan dan selama program tersebut berjalan. Pemantauan terhadap program Raskin dilakukan oleh Tim Pemantauan atau Tim Monitoring tetapi hanya pada saat pendistribusian Raskin. Evaluasi Program Raskin telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal namun hasil evaluasi tidak dipaparkan secara terbuka. Unit pengaduan masyarakat di Kelurahan Air Hitam akan ditindaklanjuti apabila sudah dirapatkan bersama-sama  masalah yang telah diadukan oleh masyarakat mengenai masalah Implementasi program Raskin. Sedangkan faktor penghambat ditemukan keterlambatan pengiriman beras sehingga warga penerima Raskin rela menunggu berminggu-minggu kadang sampai berbulan-bulan dan pendataan harus lebih selektif lagi dalam menentukan Rumah Tangga Sasaran (RTS).
Kata Kunci: Implementasi, Beras Miskin

KINERJA LEMBAGA PEMBERDAYAANMASYARAKAT (LPM) DALAM MENINGKATKANPEMBANGUNAN FISIK DI KELURAHAN SUNGAIMERDEKA KECAMATAN SAMBOJA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Kinerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam Meningkatkan Pembangunan Fisik di Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja dan mengetahui faktor-faktor penghambat kinerja lembaga.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sumber data diperoleh dari data primer yaitu melakukan wawancara dengan informan, dan data sekunder yang berasal dari arsip dan dokumen-dokumen kantor kelurahan Sungai Merdeka. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif yang merupakan rangkaian dari proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Fokus penelitian dalam skripsi ini mengenai kinerja lembaga pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan fisik di kelurahan Sungai Merdeka meliputi kualitas kerja, inisiatif, kemampuan, komunikasi, serta faktor penghambat kinerja.
Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwa Kinerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam Meningkatkan Pembangunan Fisik di Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja dapat dikatakan cukup baik, dapat tercermin dari kualitas kerja, inisiatif, kemampuan dan komunikasi anggota lembaga yang sudah terlaksana dengan baik. Faktor penghambat kinerja lembaga pemberdayaan masyarakat di kelurahan Sungai Merdeka kecamatan Samboja adalah dana anggaran yang masih kurang dimana kebutuhan masyarakat yang sangat besar sementara kemampuan pemerintah dalam hal anggaran terbatas dan SDM yang masih minim menunjukan lemahnya tingkat SDM yang merupakan akibat dari rendahnya tingkat pendidikan.
Kata Kunci: kinerja, lembaga pemberdayaan masyarakat, pembangunan
 
Support : E-JURNAL | PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © September 2013. E-JURNAL - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai
Proudly powered by Blogger