JURNAL TERBARU

Pemodelan Jaringan Syaraf Tiruan untuk Memprediksi Awal Musim Hujan Berdasarkan Suhu Permukaan Laut

Abstract: Anjatan, Indramayu adalah salah satu daerah pertanian di Indonesia. Keberhasilan atau kegagalan panen setiap tahun tergantung pada ketersediaan air di wilayah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode yang akurat untuk memprediksi awal musim hujan. Metode yang digunakan untuk prediksi dalam penelitian ini adalah jaringan saraf tiruan (JST) back-propagation. Hasil akurasi prediksi JST diukur dengan R2 dan RMSE. Penelitian ini menggunakan suhu permukaan laut (SST) ECHAM4p5_CA yang merupakan salah satu model suhu permukaan laut di bulan Juni, Juli, dan Agustus. Domain SST dipilih berdasarkan korelasi 5% dan 10% untuk masing-masing bulan Juni, Juli, dan Agustus. Penelitian ini menggunakan arsitektur JST dengan dua parameter: hidden neuron (HN) dan learning rate (LR). Jumlah hidden neuron yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5, 10, 20, dan 40, dan tingkat pembelajaran adalah 0.3, 0.1, dan 0.01. Prediksi hasil terbaik untuk korelasi 5% menggunakan JST adalah untuk bulan Juni dengan R2 adalah 51% dan RMSE 3.03 pada HN 10 dan LR 0.01, Juli dengan R2 adalah 48% dan RMSE 3.39 pada HN 20 dan LR 0.1, dan Agustus dengan R2 adalah 75% dan RMSE 2.51 di HN 40 dan LR 0.01. Prediksi hasil terbaik untuk korelasi 10% menggunakan JST adalah untuk bulan Juni dengan R2 adalah 44% dan RMSE 3.32 di HN 5 dan LR 0.3, Juli dengan R2 adalah 42% dan RMSE 3.42 di HN 10 dan LR 0.1, dan Agustus dengan R2 adalah 71% dan RMSE 3.37 di HN 20 dan LR 0.01. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hidden neuron dan learning rate dengan nilai yang berbeda mempengaruhi R2 dan RMSE.
Kata kunci: hidden neuron, jaringan saraf tiruan, learning rate, RMSE, R2

Peningkatan Kinerja Server Aplikasi Web GIS Berbasis PostgreSQL dan MapServer

Abstract: Aplikasi web GIS berbasis PHP MapScript dengan data geografis yang sangat besar sangatlah lama waktu loading-nya. Pada penelitian ini, kami melakukan scale-up server supaya bekerja secara optimal. Kami juga menggunakan teknik caching untuk mempercepat skrip PHP dan pembuatan gambar peta, masing-masing menggunakan Alternative PHP Cache (APC) dan TileCache. APC dapat digunakan sebagai opcode cache dan data cache untuk mempercepat aplikasi web berbasis PHP secara umum. Solusi TileCache menawarkan pembuatan gambar peta yang lebih cepat dan konsumsi sumber daya yang lebih sedikit.
Kata kunci: Mapserver, PostgreSQL, server, TileCache, web GIS

Mobile Mashup Informasi Objek Wisata Indonesia

Abstract: Mashup adalah aplikasi web yang mengintegrasikan informasi dari beberapa perusahaan atau membuat produk informasi baru yang lebih informatif. Saat ini, telepon genggam, yang digunakan sebagai alat komunikasi, juga digunakan sebagai perangkat navigasi untuk memberikan arahan pada peta dari suatu posisi asal ke posisi tujuan. Informasi posisi dari berbagai objek wisata Indonesia sangat penting bagi pengguna untuk mengetahui lokasi dari objek wisata yang ia inginkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah aplikasi mashup di telepon genggam yang mengumpulkan informasi mengenai objek wisata di Indonesia. Informasi yang dikumpulkan terdiri atas deskripsi, lokasi, video, foto, hotel, berita, dan buku yang berhubungan dengan suatu objek wisata. Layanan Trackpacking, Wego, Google, Flickr, dan YouTube digunakan sebagai sumber data dan informasi. Model data dengan pendekatan blackboard digunakan untuk menggabungkan data yang mencantumkan sumber data dalam variabel yang digunakan oleh interface untuk membangkitkan informasi yang akan ditampilkan kepada pengguna. Dari hasil pengujian terhadap aplikasi ini, diperoleh sebesar 90% informasi yang berhasil ditampilkan dengan benar. Akan tetapi, aplikasi ini hanya memperoleh tingkat relevansi antara kueri dan informasi sebesar 70%. Hal ini disebabkan oleh kurangnya data dan kueri yang kurang spesifik.
Kata kunci: mashup, pariwisata Indonesia, Windows Phone

Teknik Penyembunyian Data Rahasia pada Berkas Gambar Digital Menggunakan Steganografi Least Significant Bit Variable-Size

Abstract: Salah satu teknik pengamanan data dengan cara penyisipan informasi rahasia pada berkas gambar digital sebagai media penampung ialah steganografi berbasis least significant bit (LSB) dengan penambahan kemampuan penyisipan yang bersifat variable-size. Operasi teknik steganografi ini menggunakan tiga parameter, yaitu capacity evaluation untuk menentukan kapasitas maksimum LSB dari masing-masing pixel media penampung, minimum error replacement untuk memperkecil tingkat kesalahan saat penyisipan, dan improved grayscale compensation untuk memisahkan kesalahan penempelan agar tidak berdekatan pada tempat pixel bekerja. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan teknik tersebut untuk menyembunyikan data rahasia pada berkas gambar digital sebagai media penampung dan menghasilkan stego-image dengan kesamaan tampilan dan ukuran berkas. Berkas hasil penyisipan (stego-image) yang diperoleh diharapkan tidak menimbulkan kecurigaan pihak 'lawan', serta mampu memaksimumkan kapasitas penyisipan data rahasia, dengan memungkinkan penyisipan mencapai bit ke-5 dari LSB media penampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stego-image yang diperoleh secara visual memiliki tampilan hampir sama dengan media penampungnya dan kapasitas penyisipannya mencapai lebih dari 50% ukuran media penampungnya. Kapasitas ini diperoleh tanpa mempertimbangkan border dan jumlah bit data pada setiap pixel minimal berjumlah empat.
Kata kunci: capacity evaluation, improved grayscale compensation, least significant bit variabel-size, steganografi

Ekspansi Kueri pada Sistem Temu Kembali Informasi Berbahasa Indonesia Menggunakan Analisis Konteks Lokal

Abstract: Pengguna suatu sistem temu kembali sering kali tidak tepat mengungkapkan kebutuhan informasi yang diinginkannya dalam bentuk kueri. Masalah lain ialah adanya perbedaan pilihan kata antara seorang pengguna dalam kuerinya dan penulis dalam dokumennya. Analisis konteks lokal adalah ekspansi kueri otomatis yang mengombinasikan teknik global dan teknik lokal. Analisis konteks lokal mengurutkan konsep berdasarkan pada kemunculannya dengan seluruh term kueri pada dokumen peringkat teratas dan menggunakan konsep peringkat teratas untuk ekspansi kueri. Pada dasarnya suatu dokumen mempunyai beberapa topik sehingga pada penelitian ini dokumen peringkat teratas dibagi ke dalam beberapa passage. Konsep peringkat teratas diambil dari beberapa passage peringkat teratas. Tujuan penelitian ini ialah mengimplementasikan ekspansi kueri menggunakan analisis konteks lokal. Kinerja dari sistem temu kembali informasi menggunakan analisis konteks lokal bagus dengan nilai ketepatan rata-rata sebesar 60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja sistem dengan analisis konteks lokal secara signifikan meningkat 6.07% dibandingkan dengan sistem tanpa analisis konteks lokal dengan dokumen-dokumen relevan yang ditemukembalikan berada pada posisi teratas penemukembalian. Selain itu, jumlah dokumen dan passage peringkat teratas yang terambil secara signifikan tidak mempengaruhi nilai ketepatan rata-rata. Faktor yang lebih mempengaruhi adalah jumlah term ekspansi yang ditambahkan. Analisis konteks lokal cukup baik diterapkan pada koleksi dokumen yang memiliki kemiripan cukup tinggi.
Kata kunci: analisis konteks lokal, ekspansi kueri

E-Government Kependudukan Indonesia: Pengembangan Instrumen dan Evaluasi Website Kependudukan Indonesia

Abstract: Indonesia menduduki posisi ke-4 sebagai negara yang memiliki penduduk terbanyak di dunia. Oleh karena itu data statistik kependudukan sangatlah penting bagi pemerintah dan organisasi dalam merumuskan pembangunan dan bagi masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas. Selayaknya data statistik kependudukan mudah diakses, up-to-date dan disajikan dalam berbagai bentuk yang informatif misalnya melalui website. Dengan website masyarakat/organisasi dapat mengakses informasi dan melakukan transaksi data kependudukan seperti registrasi kelahiran, kematian, pernikahan/perceraian atau perpindahan penduduk. Seiring dengan penerapan e-government di Indonesia, paper ini mengevaluasi sejauh mana BPS sebagai lembaga penyedia data statistik termasuk statistik kependudukan memafaatkan ICT terutama website sebagai media pelayanan publik. Evaluasi dilakukan pada website milik BPS di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota dengan menggunakan instrumen kependudukan yang dikembangkan dan hasilnya dianalisis secara kuantitatif. Hasil evaluasi menunjukkan website hanya berfungsi sebagai penyedia informasi kependudukan yang bersifat statis, kurang informatif dan belum memiliki layanan online seperti transaksi data kependudukan sehingga masyarakat masih harus mendatangi kantor pemerintahan untuk mendapatkan layanan tersebut. Kondisi website BPS yang masih berada pada level web presence ini menunjukkan bahwa implementasi e-government Indonesia memerlukan penanganan yang serius seperti managemen database dan sistem yang lebih kompleks untuk mencapai level interaction dan transaction.
Kata kunci: e-government, indikator kependudukan, Indonesia, service online, web presence

Pengenalan Tanda Tangan Menggunakan Algoritme VFI5 Melalui Praproses Wavelet

Abstract: Tanda tangan merupakan salah satu objek biometrik yang mudah diperoleh, baik melalui kertas maupun peralatan elektronik. Meskipun demikian, biometrik tanda tangan masih menjadi topik riset yang menantang. Tantangan dalam biometrik tanda tangan ini ialah antara lain karena variasi dalam kelas yang besar, tingkat universality dan permanence yang rendah, serta adanya kemungkinan serangan pemalsuan tanda tangan. Penelitian ini menggunakan metode pengenalan tanda tangan secara offline. Pengenalan tanda tangan dilakukan dengan menggunakan algoritme klasifikasi Voting Feature Interval 5. Sebelum dilakukan klasifikasi pada citra tanda tangan yang berdimensi 40 x 60 piksel, dilakukan praproses untuk mereduksi ukuran citra. Reduksi yang digunakan adalah reduksi dimensi melalui transformasi wavelet dengan lima level dekomposisi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah bahwa sampai dengan level dekomposisi ketiga, dengan dimensi fitur sekitar 1.5% dari seluruh fitur, diperoleh akurasi minimum 90%.
Kata kunci: biometrik, klasifikasi, tanda tangan, voting feature interval

Rekayasa Augmented Reality Mobile Campus Tour Institut Pertanian Bogor

Abstract: Saat melakukan navigasi, perhatian orang yang melakukan navigasi akan lebih tertuju pada proses dan peralatan yang digunakan, bukan keadaan sekitar dirinya. Masalah tersebut dapat dipecahkan menggunakan augmented reality (AR), salah satu jenis virtual reality yang memperkaya dunia nyata dengan objek virtual. Dengan AR, lokasi yang ada di dunia nyata dapat ditandai dengan penanda virtual. Informasi yang relevan dengan lokasi tersebut, yang diproses secara otomatis oleh sistem, juga dapat ditampilkan. Hal tersebut dapatmembuat proses navigasi menjadi lebih sederhana. Saat ini, smartphone telah memiliki kemampuan komputasi yang cukup untuk menjalankan aplikasi AR. Pada penelitian ini, dikembangkan sebuah prototipe aplikasi tur kampus di Institut Pertanian Bogor yang berjalan di smartphone Android. Aplikasi tersebut dapat memberikanarah dan jarak yang harus ditempuh pengguna untuk mencapai sebuah lokasi. Jarak dan arah dihitung menggunakan formula Haversine. Untuk mengurangi gangguan pada pembacaan nilai akselerometer dan magnetometer, digunakan fungsi pemulus exponential smoothing. Konstanta pemulus yang digunakan untukakselerometer sebesar 0.2, sedangkan konstanta pemulus untuk magnetometer sebesar 0.5. Dengan kedua nilai tersebut, standar deviasi dari data sensor dapat dikurangi sebesar 46.27%.
Kata kunci: Android, augmented reality, navigasi, Institut Pertanian Bogor

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KLINIS UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TULANG

Abstrak: Penyakit  Tulang  merupakan  salah  satu  penyakit  yang  frekuensi  kejadian  tinggi  di Indonesia.  Terbatasnya  jumlah  pakar  Penyakit  Tulang  serta  minimnya  pengetahuan masyarakat tentang penyakit tulang menjadi kendala mengapa penyakit ini tidak mudah diatasi. Banyaknya  gejala  yang  mirip  untuk  menentukan  suatu  penyakit  Tulang,  menyebabkan  Para medis harus berhati-hati dalam mendiagnosa, Agar tidak terjadi kesalahan dalam penanganan penyakit  tersebut.  Berdasarkan  permasalahan  tersebut,  maka  dibuat  suatu  aplikasi  komputer yang mampu untuk mendukung keputusan klinis bagi Para medis dalam mendiagnosa Penyakit Tulang pada manusia.
Pada penelitian ini, yang menjadi subyek adalah aplikasi Sistem Keputusan Klinis  untuk diagnosa  penyakit  tulang  pada  manusia.  Metode  pengumpulan  data  dengan  metode wawancara, dan study literature. Tahap pengembangan aplikasi meliputi perancangan, basis pegetahuan,  model  keputusan,  interface,  inference  engine,  pembuatan  diagram  alir  data, implementasi dan pengujian dengan metode  yang digunakan adalah black box test dan alpha test.
Dari  penelitian  yang  dilakukan  menghasilkan  sebuah  perangkat  lunak  Sistem Pendukung  Keputusan  Klinis  berbasis  web  untuk  diagnosa  Penyakit  Tulang  pada  manusia menggunakan  metode  certainty  factor.  Informasi  yang  dihasilkan  adalah  hasil  diagnosa penyakit berdasarkan gejala-gejala yang diinputkan user. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan sebagai alat bantu para medis Penyakit Tulang dalam mendiagnosa
Kata kunci: SPK Klinis , Penyakit Tulang, Certainty Factor

ANALYSIS INFLUENCE BRAND EQUITY AND SERVICE QUALITY TO COSTUMER SATISFACTION USERS BLACKBERRY CURVE 9300 DISTRICT SARIO MANADO

ABSTRACT: Research In Motion (RIM) is the official producer of mobile phones that are currently most popular especially in Indonesia which is the Blackberry. Indonesia is a large market share to Blackberry because of Indonesia's population. 47 percent mobile circulating in Indonesia is Blackberry.The goal of this research is to know the influence of quality of service and brand equity to the satisfaction of consumer users blackberry curve 9300 district Sario the city of manado.
In this research, the methods of analysis used is regression analysis method. The population was taken is the blackberry curve 9300 user with samples as much as 100 people. Sampling techniques research using simple random sampling.
Research results by using regression analysis showed that partially variable quality of service significantly influential to the variable satisfaction but rather to brand equity, does not affect the consumer's satisfaction. And simultaneously variable quality of service and significant impact on brand equity consumer satisfaction.
For the RIM Blackberry mobile phone manufacturers should be as much again to improve the quality of service that is better to consumers so that consumers do not migrate or switch to other parties. More manufacturers to optimize quality of service to the higher customer satisfaction. The RIM also should pay attention to brand equity. If the RIM is not paying attention to the brand equity will be decreased to the level of consumer satisfaction that have an impact on decreasing the level of product sales.
Keywords: service quality, brand equity, and customer satisfaction
 
Support : E-JURNAL | PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © September 2013. JURNAL - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai
Proudly powered by Blogger