JURNAL TERBARU

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP SWASTA MUHAMMADIYAH 06 BELAWAN T.P 2013/2014

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan akibat model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok tekanan Kelas VIII semester II SMP Swasta Muhammadiyah 06 Belawan T.P 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 7 kelas. Terpilih kelas VIII-3 dan VIII-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol melalui teknik cluster random sampling. Instrumen berupa tes hasil belajar berbentuk soal pilihan berganda dan lembar observasi pengamatan aktivitas siswa. Tes hasil belajar telah dilakukan uji persyaratan tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Data rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 41,4 dan 39,6. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t pretes diperoleh Ho diterima artinya kemampuan awal siswa pada kedua kelas sama. Kemudian diberikan perlakuan yaitu kelas eksperimen dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh data postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 73,3dan 61,8. Pada pengujian data postes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t diperoleh  diterima yakni ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) terhadap hasil belajar siswa.
Kata kunci:  kooperatif tipe TGT, quasi experiment, hasil belajar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR DAN ASAS BLACK DI KELAS X SEMESTER II SMA ST.THOMAS 3 MEDAN T.A 2013/2014

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa dengan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran kontekstual adalah 74,53 dan dengan pembelajaran konvensional adalah 68,59. Aktivitas belajar siswa selama mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual adalah 64,53 termasuk pada kriteria aktif. Berdasarkan hasil analisis perhitungan uji t, terdapat perbedaan yang signifikan akibat pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa.
Kata Kunci: model pembelajaran kontekstual, aktivitas, hasil belajar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SMA SWASTA AL ULUM MEDAN T.P. 2013/2014

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di kelas X semester II SMA Swasta Al Ulum Medan T.P. 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design, dengan sampel penelitian dua kelas, kelas eksperimen (X-6) dan kelas kontrol (X-5). Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal dengan 5 option (a, b, c, d, dan e) yang telah divalidasi oleh validator serta uji ramalan. Data yang diperoleh antara lain hasil pretes dan postes. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan statistik yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di kelas X SMA Swasta Al Ulum Medan T.P. 2013/2014.
Kata Kunci: inkuiri, hasil belajar

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS SISWA SMA

ABSTRAK: Tujuan utama dalam penelitian ini adalah menyusun perangkat pembelajaran mata pelajaran fisika SMA yang berbasis model pembelajaran konstruktivis yakni model pembelajaran  inquiry training dan model pembelajaran direct instruction, yang meliputi (1)  rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa (LKS), tes hasil belajar Fisika, dan instrumen kemampuan berpikir logis. Target khusus yang ingin dicapai adalah meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir logis siswa. Untuk mencapai target ini dilakukan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran fisika berbasis model pembelajaran konstruktivis untuk siswa SMA. Pengembangan dan penelitian eksperimental ini dilaksanakan dalam tiga tahap. Produk tahap pertama adalah draf perangkat pembelajaran fisika untuk kelas X, materi pokok gerak lurus dengan model pembelajaran inquiry training dan model pembelajaran direct instruction. Tahap kedua menghasilkan perangkat pembelajaran yang telah mengalami uji guru, uji ahli dan uji kelas. Tahap ketiga menghasilkan perangkat pembelajaran yang telah mengalami uji keunggulan komparatif dengan rancangan penelitian factorial 2x2. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Medan. Dari penelitian eksperimental yan dilakukan pada tahap 3 diperoleh: (1) Hasil belajar Fisika siswa SMA  yang dibelajarkan dengan  model  pembelajaran inquiry training lebih tinggi dari yang dibelajarkan dengan model  pembelajaran direct instruction, (2) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan tingkat kemampuan berpikir terhadap hasil belajar Fisika siswa, (3) Siswa SMA dengan tingkat kemampuan berpikir logis formal yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inquiry training memiliki hasil belajar Fisika yang lebih tinggi daripada dibelajarkan dengan model pembelajaran  direct instruction dan (4) Siswa SMA yang memiliki tingkat kemampuan berpikir logis konkrit yang dibelajarkan dengan model pembelajaran direct instruction memiliki hasil belajar Fisika yang lebih tinggi  daripada dibelajarkan dengan model pembelajaran inquiry training.
Kata Kunci: Model pembelajaran konstruktivis, hasil belajar, kemampuan berpikir logis

PENGARUH PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUIZ TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran aktif tipe Quiz Team terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Termodinamika  di kelas XI semester II SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan T.P 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan yang terdiri dari 4 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu Kelas XI-IPA 4 dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Quiz Team dan kelas XI-IPA 1 dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada 2, yaitu  pertama tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 option sebanyak 20 soal yang telah dinyatakan valid oleh validator, yang kedua adalah lembar observasi aktivitas belajar siswa. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif tipe Quiz Team dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yaitu rata-rata aktivitas pada kelas eksperimen 69,52.  Untuk hasil belajar siswa, hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung > ttabelyaitu 3,99 > 1,668 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hal ini berarti Ha diterima, berarti ada pengaruh yang signifikan strategi pembelajaran aktif tipe Quiz Team pada materi pokok Termodinamika di kelas XI semester II SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan T.P 2012/2013.
Kata Kunci: pembelajaran aktif, quiz team, hasil belajar,  aktivitas

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SMA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Listrik Dinamis di kelas X SMA Negeri 1 Onanrunggu T.P 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 1 Onanrunggu T.P 2012/2013 yang terdiri dari 4 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling yaitu kelas X1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X3 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini adalah tes hasil belajar. Selama proses pembelajaran, aktivitas siswa terus meningkat di kelas eksperimen. Setelah perlakuan, nilai rata-rata postes kelas eksperimen lebih tinggi dari rata-rata postes kelas kontrol. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi (α)=0,05 dengan dk 68 diperoleh thitung=4,42 > ttabel=1,67 maka Ha diterima, artinya ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Listrik Dinamis di kelas X SMA Negeri 1 Onanrunggu T.P. 2012/2013.
Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe STAD, hasil belajar, aktivitas

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 8 MEDAN T.P 2012/2013

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa akibat pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah dan untuk mengetahui aktivitas siswa pada materi pokok Listrik Dinamis di Kelas X Semester II SMA Negeri 8 Medan T.P 2012/2013.
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dan desain penelitian ini adalah control group pretest posttest dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 8 Medan yang terdiri dari 2 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan secara acak dengan teknik cluster random sampling yaitu Kelas X1 yang terdiri dari 37 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas X2 yang terdiri dari 36 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 32,08 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 31,08. Data kedua kelas berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen sehingga diperoleh hasil uji t dengan thitung < ttabel(0,404 < 2,000). Setelah diberikan perlakuan yang berbeda maka diperoleh nilai  postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 72,08 dan kelas kontrol 63,65. Rata-rata nilai keseluruhan aktivitas belajar siswa adalah 70,00  termasuk kategori aktif. Berdasarkan pengujian hipotesis data postes bahwa Ada perbedaan hasil belajar akibat pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di kelas X semester II SMA Negeri 8 Medan T. P. 2012/2013.
Kata Kunci: quasi eksperimen, pembelajaran berdasarkan masalah

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DI SMP

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tip STAD 2) Untuk mengetahui pendapat siswa tentang pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi pokok tekanan 3) Mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi pokok tekanan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester genap SMP Negeri 2 Bangun Purba yang terdiri dari 4 kelas berjumlah 122 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Dari hasil uji t diperoleh thitung = 2,94 dan ttabel = 1,671, sehingga thitung > ttabel (2,94>1,671) maka Ha diterima, dengan demikian diperoleh ada pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievment Devision) pada materi pokok Tekanan di kelas VIII semester genap SMP Negeri 2 Bangun Purba T.P. 2012/2013.
Kata Kunci: Model kooperatif tipe STAD, Aktivitas, Hasil Belajar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 KUALA T.A. 2012/2013

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil dan aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model pemebelajaran Guided Discovery pada materi pokok Suhu dan Kalor di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Kuala T.A. 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester II SMA Negeri 1 Kuala yang terdiri dari 7 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 7 kelas secara acak yaitu kelas XB sebagai kelas eksperimen dan kelas X D sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengetahuihasil belajar siswa adalah test hasil belajar dalam bentuk essay tes dengan jumlah 12 soal. Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan penerapan model pembelajaran Guided Discovery dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 43,75 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 43,50. Pada pengujian awal dari dua kelas dinyatakan berdistribusi normal dan homogen. Pada proses pembelajaran, nilai rata-rata aktivitas belajar pada kelas eksperimen 73,74 untuk nilai rata-rata postes pada kelas eksperimen 62,37 dan kelas kontrol 57,25. Dari hasil pengolahan data postes diperoleh bahwa thitung = 2,33 dan ttabel =1,99, sehingga thitung > ttabel 2,33 > 1,99 maka disimpulakan bahwa hasil belajar fisika dengan penerapan model pembelajaran Guided Discovery lebih tinggi dari hasil belajar fisika pada pembelajaran Konvensional.
Kata Kunci: Guided Discovery, Hasil Belajar, Aktivitas

ANALISIS PENGUASAANKONSEPMAHASISWA PADA TOPIK KINEMATIKA PARTIKEL

ABSTRAK: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode ini dipilih untuk mencapai tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan persentase penguasaan konsep dan miskonsepsi mahasiswa pada topik kinematika partikel sebelum mengikuti perkuliahan Fisika Dasar I. Subjek penelitian sebanyak 86 mahasiswa Pendidikan Fisika semester I pada Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo tahun akademik 2013-2014. Data penelitian dikumpulkan melalui instrumen tes pilihan gandadengan alasan terbuka.Hasil penelitianmenunjukkan rata-rata persentase mahasiswa yang memiliki penguasaan konsep dengan baik (38%) lebih kecil daripada rata-rata persentase mahasiswa yang memiliki penguasaan konsep lemah 40% dari 10 konsep kinematika partikel yang diujikan. Persentase mahasiswa yang memiliki penguasaan konsep padakategori baik yakni terbesar 65% pada konsep gerak yang dipaparkan dalam bentuk grafik posisi terhadap waktudan terkecil 26% pada konsep gerak lurus berarturan yang dipaparkan dalam bentuk grafik, dan persentase mahasiswa yang memiliki penguasaan konsep lemah yakni terbesar 60% pada konsep gerak lurus berubah beraturan yang dipaparkan dalam bentuk grafik dan terkecil 15% pada konsep gerak yang dipaparkan dalam bentuk kalimat. Selain itu, persentase mahasiswa yang mengalami miskonsepsi yakni terbesar 34% pada konsep perpindahan, kecepatan, dan percepatan yang dipaparkan dalam bentuk persamaan matematik dan terkecil 12% pada konsep gerak yang dipaparkan dalam bentuk grafik posisi terhadap waktu.
Kata kunci: penguasaan konsep, kinematika pertikel
 
Support : E-JURNAL | PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © September 2013. E-JURNAL - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai
Proudly powered by Blogger