PENILAIAN SAHAM LQ 45 SEBAGAI DASAR PEMBENTUKAN PORTOFOLIO EFISIEN DI BURSA EFEK INDONESIA


ABSTRAK: Penilaian saham merupakan langkah awal dalam menentukan jumlah saham yang akan dimasukkan kedalam portofolio. Berbagai metode penilaian saham telah banyak dilakukan oleh beberapa peneliti. Sukmawati, Dzulkirom, Topowijono (2013) melakukan penilaian saham pada perusahaan kosmetik dan barang keperluan rumah tangga yang listing di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan pendekatan price earning ratio (PER) guna menentukan perusahaan yang mengalami overvalued dan undervalued. Tujuan yang sama juga dilakukan oleh Darma Putra (2009), tetapi dengan pendekatan yang berbeda yaitu menggunakan model pendekatan pendapatan yang mengaplikasikan metode arus kas terdiskonto (Discounted Cash Flow), pendekatan perbandingan data pasar (Relative Valuation), dan dengan metode CAPM (Capital Asset Pricing Model).
Penelitian ini merupakan penerapan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) dalam menilai saham-saham yang ada didalam Indeks LQ45 guna dibentuk kedalam potofolio yang efisien. Hasil penelitian ini juga akan mendapatkan sektor apa saja yang layak dimasukkan kedalam portofolio investasi serta membuktikan bahwa nilai return portofolio saham tertinggi juga menyebabkan nilai kinerja portofolio tertinggi.
Keywords: CAPM, Portofolio
Penulis: Prakarsa Panji Negara
Kode Jurnal: jpmanajemendd151618

Artikel Terkait :