Uji Sensitivitas Salmonella typhi Terhadap Berbagai Antibiotik di Bagian Anak RSUD ULIN Banjarmasin
Abstrak: Demam tifoid
merupakan infeksi usus akut yang disebabkan oleh bakteri typhi. Demam tifoid
mempunyai angka Salmonella kejadian yang tinggi, di Kalimantan Selatan pada
tahun2002 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan TingkatI terdapat 1936
kasus/1000 penduduk,1 sedangkan di Indonesia berdasarkan data dari rumah sakit
angka
kejadiannya sebesar 500/100 000 populasi, 78% di antaranya merupakan
kasus anak. Latar belakang. Demam tifoid di Kalimantan Selatan merupakan
infeksi usus akut denganangka kejadian dan angka kematian yang cukup tinggi.
Sampai saat ini belum ada data mengenai pola sensitivitas Salmonella typhi
terhadap antibiotik, khususnya di Kalimantan Selatan.
Tujuan. Untuk mengetahui sensitivitas Salmonela typhi terhadap berbagai
antibiotik di Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUD Ulin Banjarmasin.
Metoda. Penelitian potong lintang, pada anak dengan gejala klinis demam
tifoid yang dirawat di Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUD Ulin periode Januari
2004 - Juni 2004.Darah dibiak pada media bouillon dan agar SS. Kuman yang
tumbuh pada biakan tersebut dilakukan uji biokimia, serta uji sensitivitas
terhadap antibiotik.
Hasil. Salmonella typhi ditemukan pada 52 (73%) sampel darah dari 71 anak
dengangejala demam tifoid. Uji sensitivitas menunjukkan ampisilin, amoksilin,
dankloramfenikol mempunyai sensitivitas masing-masing sebesar 34%, 28%, dan
46%. Asam nalidiksat dan kotrimoksasol mempunyai sensitivitas yang sama sebesar
66%, sedangkan sefiksim dan azitromisin masing-masing sebesar 79%. Siprofloksasin
mempunyai sensitivitas tertinggi sebesar 84%, dan tidak ada kuman S. typhi yang
resistenterhadap azitromisin.
Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antibiotik
siprofloksasin,sefiksim, azitromisin masih sensitif terhadap kuman Salmonella
typhi, sedangampisilin, amoksilin, serta kloramfenikol sudah resisten. Asam
nalidiksat dan kotrimoksasol mempunyai sensitivitas menengah, dan tidak
ditemukan resistensiterhadap azitromisin.
Kata kunci: Salmonella typhi,
uji sensitivitas, antibiotic
Penulis: Edi Hartoyo, Ari
Yunanto, Lia Budiarti
Kode Jurnal: jpkedokterandd060108