Pengaruh Infeksi Cacing Usus yang Ditularkan Melalui Tanah pada Pertumbuhan Fisik Anak Usia Sekolah Dasar

Abstrak: Infeksi cacing usus yang ditularkan melalui tanah (soil transmitted helminthiasis)merupakan masalah dunia terutama di negara yang sedang berkembang. Diperkirakan 1milyar penduduk dunia menderita infeksi parasit cacing. Prevalensi pada anak usia sekolahdasar di Indonesia antara 60%-80%. Paling sering disebabkan oleh Ascaris lumbricoides,Trichuris trichiura dan cacing tambang. Infeksi cacing selain berpengaruh terhadappemasukan, pencernaan, penyerapan, serta metabolisme makanan, yang dapat berakibathilangnya protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan darah dalam jumlah yang besar, juga menimbulkan gangguan respon imun, menurunnya plasma insulin like growthfactor (IGF)-1, meningkatkan kadar serum tumor necrosis factor a (TNF), danmenurunkan konsentrasi hemoglobin rerata. Di samping itu dapat menimbulkan berbagai gejala penyakit seperti anemi, diare, sindrom disentri dan defisiensi besi, sehingga anak yang menderita infeksi cacing usus merupakan kelompok risiko tinggi untuk mengalami malnutrisi. Keadaan ini secara tidak langsung dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan.
Kata kunci: pertumbuhan fisik, Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, cacing tambang, sekolah dasar
Penulis: Charles D Siregar
Kode Jurnal: jpkedokterandd060107

Artikel Terkait :