Pengaruh Vaksinasi BCG Terhadap Serum Interferon Gamma pada Kasus Asma Ekstrinsik Atopi Anak
Abstrak: Prevalensi asma makin
meningkat, diduga berkaitan dengan kejadian infeksi pada anak yang menurun
sehingga menyebabkan pergeseran keseimbangan antara limfosit T helper 1 (Th1)
dan T helper 2 (Th2) ke arah predominan Th2. Infeksi mikobakterium dan
vaksinasi BCG dapat meningkatkan respon imun Th1 (interferon gamma (IFN-γ)) dan
menekan Th2.
Tujuan. Mengetahui pengaruh vaksinasi BCG terhadap kadar IFN-γ serum
pasien asma ekstrinsik atopi anak setelah vaksinasi BCG satu kali.
Metode. Penelitian kuasi-eksperimental pretest posttest control group
design pada anak asma atopi. Pengacakan perlakuan dilakukan terhadap subjek ke
dalam kelompok BCG dan plasebo. Sebelum dan 8 minggu sesudah perlakuan diukur
kadar IFN-γ serum.
Hasil. Kadar IFN-γ serum tidak meningkat sesudah vaksinasi BCG (median
1,580 dan 0,780 pg/ml, p= 0,326) dan plasebo (median 1,255 dan 0,670 pg/ml, p=
0,079). Selisih kadar IFN-γ serum kelompok BCG dan plasebo tidak berbeda
bermakna (median 0,020 dan -0,420 pg/ml, p= 0,449).
Kesimpulan. Kadar IFN-γ serum pasien asma ekstrinsik atopi anak tidak
meningkat setelah vaksinasi BCG 1 kali.
Kata Kunci: asma ekstrinsik
atopi; interferon gamma; vaksinasi BCG
Penulis: Yolanda Olivia
Palandeng, Diana Devi Takumansang Sondakh
Kode Jurnal: jpkedokterandd080137