Pengaruh Pemberian Hormon Tiroksin Terhadap Intelligence Quotient pada Anak Sekolah yang Menderita Gondok di Daerah Endemik: Penelitian Terkontrol Acak Tersamar Ganda
Abstrak: Kekurangan hormon
tiroid dapat menyebabkan defisit otak minimal. Gangguan Akibat Kekurangan
Iodium (GAKI) merupakan salah satu masalah gizi masyarakat dan perlu mendapat
perhatian bagi kesehatan karena berpengaruh langsung terhadap kehidupan dan
kualitas sumber daya manusia .
Tujuan Penelitian. Menilai pengaruh pemberian hormon tiroksin terhadap IQ
(intelligence quotient) anak sekolah dasar yang menderita gondok di daerah
endemik.
Metode. Penelitian terkontrol acak tersamar ganda dengan desain pararel
telah dilakukan pada anak sekolah dasar di kecamatan Anggeraja dan kecamatan
Baraka Kabupaten Enrekang provinsi Sulawesi Selatan Maret-Juli 2001, dengan
membandingkan IQ anak gondok yang mendapat hormon tiroksin dan kelompok
plasebo, sebelum dan sesudah terapi hormon tiroksin dengan dosis 100 ug/hari
selama 3 bulan. Nilai IQ diukur dengan menggunakan cara Coloured Progressive
Matrices (CPM).
Hasil. Tujuh puluh anak sekolah dasar yang menderita gondok berumur
6-11,2 tahun secara acak dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan 34
anak dan kelompok kontrol 36 anak. Analisis statistikmenunjukkan perbaikan IQ
yang bermakna sesudah pemberian hormon tiroksin pada kelompok perlakuan (p<0,001).
Kesimpulan. Pemberian hormon tiroksin 100 ug/hari selama 3 bulan
meningkatkan IQ anak yang menderita gondok di daerah endemik kekurangan iodium.
Kata Kunci: tiroksin, IQ;
gondok endemik; anak
Penulis: R. Satriono, Dasril
Daud, Yulius Yulius
Kode Jurnal: jpkedokterandd100265