PENGARUH HEMODIALISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM
Abstract: Pasien diabetes yang
mengalami gagal ginjal terminal harus menjalani terapi pengganti ginjal yaitu
berupa dialisis (hemodialisis dan peritoneal dialisis). Pasien diabetes yang
menjalani hemodialisis merupakan kelompok besar pasien gagal ginjal terminal di
negara berkembang, yang meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian
dibandingkan pasien hemodialisis yang nondiabetes Tujuan penelitian
inidiketahui pengaruh Hemodialisis terhadap kadar gula darah pada pasien DM Di
Ruang Hemodialisa.Desain penelitian adalah Quasy-Eksperiment (Pre-Post Test
Control Group Design) guna mencari pengaruh dari variabel hemodialisis terhadap
kadar gula darah. Peneliti mengukur kadar gula darah pasien sebelum dan sesudah
tindakan hemodialisis. Populasi adalah semua pasien DM yang dilakukan tindakan
Hemodialisis pada tanggal 1 - 30 Juni 2012 sebanyak 40 orang.Sampling yang
dipakai adalah total populasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwakadar gula
darah responden sebelum tindakan hemodialisis
sama antara ≤ 293 mg/dl sebanyak 20 orang (50%) dan > 293 mg/dl
sebanyak 20 orang (50,0%), sesudah tindakan hemodialisis adalah ≤ 293 mg/dl
sebanyak 25 orang (62,5%). Ada pengaruh hemodialisis terhadap kadar gula darah
pada pasien DM antara sebelum dan sesudah hemodialisis(sebesar 17 mg/dl). Saran
bagi institusi rumah sakit perlu dibuat suatu standar prosedur operasional
tindakan hemodialisis bagi pasien gagal ginjal dengan komplikasi diabetes untuk
menurunkan kadar gula darah pada pasien. Perlu dilakukan pengukuran kadar gula
darah pada pasien DM yang dilakukan tindakan hemodialisis sebelum pulang
sebagai bahan evaluasi untuk tindakan selanjutnya.
Keywords: Hemodialisis, Kadar
gula darah
Penulis: Elya Hartini, Idawati
Manurung, Purwati
Kode Jurnal: jpkeperawatandd140596