Jumlah Trombosit dan Mean Platelet Volume Sebagai Faktor Prognosis pada Sepsis Neonatorum
Abstrak: Sepsis neonatorum
merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada neonates di negara
berkembang. Penelitian terdahulu menunjukkan penurunan jumlah trombosit dan
peningkatan mean platelet volume (MPV) berhubungan dengan infeksi invasif atau
infeksi yang tidak responsif dengan pemberian antibiotik.
Tujuan. Untuk mengetahui apakah jumlah trombosit dan MPV berhubungan
dengan mortalitas pada sepsis dan meneliti faktor klinis lain yang berhubungan
dengan mortalitas pada sepsis neonatorum.
Metode. Penelitian analisis retrospektif dari catatan medis sejak bulan
Januari – Agustus 2009 di bangsal neonatus RSU Prof.Dr.R.D.Kandou, Manado.
Subjek penelitian mencakup neonatus dengan sepsis yangdibuktikan melalui hasil
biakan darah dan bayi dengan kelainan kongenital mayor dieksklusi. Variabel
yang diteliti antara lain jumlah trombosit, MPV, berat badan lahir, usia
gestasi, dan usia saat masuk rumah sakit. Analisis statistik dengan menggunakan
metode analisis univariat dan analisis logistik regresi. Hasil. Terdapat 36
neonatus dengan sepsis neonatorum, di antara mereka 22 neonatus (61%) sembuh
dan 14 (39%) meninggal. Hubungan jumlah trombosit dan mean platelet volume
tidak bermakna secara statistic dengan mortalitas (berturut-turut, p=0,589 and
p=0,59) , demikian pula halnya dengan berat lahir, usia gestasi, dan usia saat
masuk rumah sakit.
Kesimpulan. Tidak ada hubungan antara penurunan jumlah trombosit dan
peningkatan MPV dengan mortalitas pada sepsis neonatorum.
Kata Kunci: sepsis neonatorum;
jumlah trombosit; MPV; mortalitas
Penulis: Rocky Wilar, Yulia
Antolis, Suryadi N.N. Tatura, Stefanus Gunawan
Kode Jurnal: jpkedokterandd100276